2-Bromo-4-nitrotoluene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki potensi untuk digunakan dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi nitrasasi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan para peneliti dalam merancang jalur sintesis yang efisien. Karena sifat kimianya yang konsisten, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi yang membutuhkan akurasi dan presisi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Penggunaannya memperkaya kemampuan peneliti dalam memahami mekanisme reaksi dan pengembangan senyawa baru.
Produk TCI terkait
- 2-Bromo-3-nitrotoluene, CAS 41085-43-2, TCI B3712
- 2-Bromo-6-nitrotoluene, CAS 55289-35-5, TCI B1878
- TCI B1853 7149-70-4 2-Bromo-5-nitrotoluene
- 4-Bromo-2-nitrotoluene, CAS 60956-26-5, TCI B1843
- 2-Iodo-3-nitrotoluene, CAS 6277-17-4, TCI I0799
- 4-tert-Butyl-3-methoxy-2,6-dinitrotoluene, CAS 83-66-9, TCI B1379
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologis
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri pangan dan farmasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam lingkungan
- Uji katalis dalam reaksi kimia organik yang memerlukan presisi tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7745-93-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara bebas. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terhindar dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif.
—

