Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 5728-52-9

4-Biphenylacetic Acid, CAS 5728-52-9, TCI B1278

4-Biphenylacetic Acid, CAS 5728-52-9, TCI B1278

Identitas Kimia

No. CAS
5728-52-9
PubChem
CID 3332·SID 87564212
Rumus molekul
C14H12O2
Berat molekul
212.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(4-phenylphenyl)acetic acid
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=CC=C(C=C2)CC(=O)O
InChIKey
QRZAKQDHEVVFRX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Rp 1.202.250,00 Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Biphenylacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Sebagai building block, senyawa ini memiliki struktur yang dapat diubah melalui reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi spesifik. Dalam praktik laboratorium, 4-Biphenylacetic Acid digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, baik dalam penelitian maupun pengembangan produk baru.

Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Struktur molekulnya yang memiliki dua cincin benzena memberikan kestabilan dan keberagaman dalam reaksi kimia. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kelarutan yang cukup baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan pemurnian.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 4-Biphenylacetic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan bahan kimia industri. Bahan ini juga menjadi bagian dari program pendidikan di universitas dan institusi riset, digunakan untuk praktikum dan penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan mahasiswa untuk mengakses bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

  • Digunakan dalam sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
  • Cocok untuk reaksi esterifikasi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
  • Dapat dimanfaatkan dalam penelitian tentang struktur molekul dan aktivitas biologis
  • Berguna dalam proses pemurnian senyawa melalui reaksi kimia tertentu
  • Dapat menjadi bahan dasar dalam pembuatan senyawa dengan sifat tertentu seperti antioksidan

Merek TCI
Nomor CAS 5728-52-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik Padat berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

4-Biphenylacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadah penyimpanan tidak bocor dan tidak terpapar kelembapan untuk mencegah perubahan fisik atau kimia.

  • Xu dkk. (2009). Photodecarboxylation of benzoyl-substituted biphenylacetic acids and photo-retro-Aldol reaction of related compounds in aqueous solution. Acid and base catalysis of reaction. Journal of Photochemistry and Photobiology A: Chemistry doi:10.1016/j.jphotochem.2009.02.011
  • Natsuki dkk. (1997). Effects of norfloxacin with biphenylacetic acid on NO synthase activity in the mouse. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)44926-3
  • Akahane dkk. (1994). Possible intermolecular interaction between quinolones and biphenylacetic acid inhibits gamma-aminobutyric acid receptor sites. Antimicrobial Agents and Chemotherapy doi:10.1128/aac.38.10.2323

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.