4-Bromo-2,2-diphenylbutyronitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk reaksi substitusi, reaksi coupling, dan reaksi penggabungan rantai. Sebagai building block, senyawa ini memainkan peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, dan industri kimia.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dengan gugus nitril dan gugus bromo yang memberikan sifat reaktif tinggi. Gugus bromo pada posisi 4 memungkinkan terjadinya reaksi substitusi atau reaksi elektrofilik, sementara gugus nitril memberikan stabilitas dan reaktivitas yang diperlukan dalam reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk para peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas dan kemampuan modifikasi yang tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia, mahasiswa, dan industri yang sedang berkembang. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan material.
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa aromatik kompleks dalam penelitian material
- Penggunaan dalam reaksi coupling untuk penggabungan rantai molekuler
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis
- Aplikasi dalam pembuatan senyawa intermediat untuk industri kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 39186-58-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati dalam proses sintesis dan manipulasi di laboratorium.
—

