7-Bromo-1-heptanol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari rantai heptanol dengan substitusi bromo di posisi ke-7. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks, termasuk senyawa heterosiklik dan senyawa dengan sifat farmakologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar untuk reaksi substitusi, reaksi reduksi, dan reaksi pembentukan ikatan baru.
7-Bromo-1-heptanol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti basa, logam alkali, dan pelarut polar. Karena sifat ini, senyawa ini cocok untuk reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap lingkungan reaksi. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan pemanfaatan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi, material, dan kimia lingkungan. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo untuk modifikasi rantai karbon
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
- Pengembangan material polimer dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10160-24-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
7-Bromo-1-heptanol harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan peralatan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
—

