2-Bromocinnamic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari cinnamic acid yang telah diperkenalkan dengan grup bromo pada posisi 2. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan penggunaan bahan dengan grup fungsional bromo.
2-Bromocinnamic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap panas dan sinar UV. Senyawa ini juga bersifat higroskopis, sehingga perlu diperhatikan dalam penyimpanannya. Karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini sering dipilih oleh ilmuwan dan peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat berfungsi sebagai prekursor dalam sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, 2-Bromocinnamic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium kimia industri dan pendidikan tinggi, sebagai bagian dari eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi bromo untuk menghasilkan senyawa dengan struktur baru
- Penelitian farmakologi dalam pengembangan obat baru
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
- Produksi bahan kimia industri yang memerlukan sifat reaktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7345-79-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sinar matahari langsung |
2-Bromocinnamic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta sinar UV. Bahan ini bersifat higroskopis, sehingga perlu diperhatikan dalam pengemasannya untuk mencegah penyerapan kelembapan. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung diri lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- KANAO dkk. (1991). ChemInform Abstract: Topochemical Studies. Part 13. Structures of 3‐Bromocinnamic Acid and 3‐Chlorocinnamic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199114052
- Savion dkk. (1993). Monomer environments during the solid-state photodimerization of trans-p-bromocinnamic acid. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00061a014
- Kanao dkk. (1990). Topochemical studies. XIII. Structures of 3-bromocinnamic acid and 3-chlorocinnamic acid. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270190004334
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






