4-Bromo-3-methylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo dan metil pada posisi tertentu, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis seperti substitusi, reduksi, atau reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa obat, bahan kimia industri, atau senyawa organik lainnya yang memiliki aplikasi luas.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Karena memiliki struktur aromatik dan substituen bromo, senyawa ini memiliki kelarutan yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan. Keunikan dari 4-bromo-3-methylaniline terletak pada kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik, farmasi, dan industri kimia. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur tertentu.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang memerlukan substitusi bromo.
- Reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa aromatik dengan variasi substituen.
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi.
- Eksperimen kimia organik untuk mempelajari mekanisme reaksi substitusi.
- Penelitian tentang senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6933-10-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Bromo-3-methylaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati karena sifatnya yang dapat bersifat iritatif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat melakukan eksperimen.
—


