(E)-4-Bromocrotonic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas, dengan gugus bromo dan gugus karbonil yang memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, reaksi hidrolisis, dan reaksi oksidasi. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
(E)-4-Bromocrotonic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif dalam lingkungan kimia yang sesuai. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan eter. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan berbagai struktur, yang sangat berguna dalam penelitian dan pengembangan senyawa farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang reaktivitas senyawa organik. Keberadaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang membutuhkan bahan baku yang berkualitas dan terjangkau.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo pada rantai karbon untuk modifikasi molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi bahan kimia industri
- Uji keterlarutan senyawa dalam berbagai pelarut organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13991-36-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
(E)-4-Bromocrotonic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan cahaya langsung dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan peralatan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- WOBIG (1990). ChemInform Abstract: Reactions of Disodium Dicyanodithioacetate (III) and Sodium Dicyanothioacetamides (IX) with Derivatives (IV) of γ‐Bromocrotonic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199014078
- Chai dkk. (2003). Mechanism of inhibition of insulin-stimulated glucose transport by 4-bromocrotonic acid in 3T3-L1 adipocytes. Cellular Signalling doi:10.1016/s0898-6568(02)00077-3
- Fong dkk. (1997). Differential inhibition of lipolysis by 2-bromopalmitic acid and 4-bromocrotonic acid in 3T3-L1 adipocytes. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Lipids and Lipid Metabolism doi:10.1016/s0005-2760(96)00133-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


