3-Methylcrotonic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam penelitian dan pengembangan, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang moderat, 3-Methylcrotonic Acid menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi esterifikasi, reduksi, dan reaksi substitusi. Senyawa ini juga memiliki struktur molekul yang sederhana, sehingga mudah diubah menjadi senyawa yang lebih kompleks melalui berbagai reaksi kimia. Karena itu, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian sintesis organik.
Di laboratorium Indonesia, 3-Methylcrotonic Acid digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan senyawa sintetik. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan kimia industri
- Pembuatan senyawa organik kompleks melalui reaksi reduksi
- Penelitian kimia makanan untuk modifikasi bahan pangan
- Pengembangan bahan polimer dalam bidang material teknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 541-47-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Methylcrotonic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia. Dalam penggunaan, harus diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Dhar dkk. (2002). Purification and characterization of a Galactomyces reessii hydratase that converts 3-methylcrotonic acid to 3-hydroxy-3-methylbutyric acid. Journal of Industrial Microbiology & Biotechnology doi:10.1038/sj.jim.7000215
- Dhar dkk. (2002). Purification and characterization of a Galactomyces reessii hydratase that converts 3-methylcrotonic acid to 3-hydroxy-3-methylbutyric acid. Journal of Industrial Microbiology & Biotechnology doi:10.1038/sj/jim/7000215
- Lindecrona dkk. (2003). Subchronic oral toxicity study on the three flavouring substances: octan-3-ol, 2-methylcrotonic acid and oct-3-yl 2-methylcrotonate in Wistar rats. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/s0278-6915(02)00327-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
