Tiglic Acid (TCI T0246) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur karbonil yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membuat senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Tiglic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap bahan kimia tertentu seperti basa kuat atau pelarut organik. Karena sifat ini, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang cukup tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk berbagai eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia murni.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 3
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 5
- Sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik untuk pengembangan obat
- Pembuatan ester dan anhidrida untuk aplikasi dalam industri farmasi
- Reaksi esterifikasi dalam produksi bahan kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa karbonil dalam kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia dengan senyawa karbonil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 80-59-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Tiglic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia, yang tidak berpori dan tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Świątkowski dkk. (2021). Structural, Spectroscopic, Thermal, and Magnetic Properties of a New Dinuclear Copper Coordination Compound with Tiglic Acid. Materials doi:10.3390/ma14092148
- Matthew dkk. (2009). Largamides A–C, Tiglic Acid-Containing Cyclodepsipeptides with Elastase-Inhibitory Activity from the Marine CyanobacteriumLyngbya confervoides. Planta Medica doi:10.1055/s-0029-1185332
- Griesbeck dkk. (2013). Functionalized polar 1,2,4-trioxanes as building blocks by singlet oxygenation of 4-hydroxy tiglic acid using the solvent deuterium isotope trick. RSC Advances doi:10.1039/c3ra40555a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








