Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 425615-42-5

(1R,2R)-1,2-Bis(2,4,6-trimethylphenyl)ethylenediamine TCI B2316

(1R,2R)-1,2-Bis(2,4,6-trimethylphenyl)ethylenediamine TCI B2316

Identitas Kimia

No. CAS
425615-42-5
PubChem
CID 29963716·SID 87565149
Rumus molekul
C20H28N2
Berat molekul
296.4 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(1R,2R)-1,2-bis(2,4,6-trimethylphenyl)ethane-1,2-diamine
SMILES
CC1=CC(=C(C(=C1)C)[C@H]([C@@H](C2=C(C=C(C=C2C)C)C)N)N)C
InChIKey
ILMRHFMYIXTNMC-WOJBJXKFSA-N
Harga reguler Rp 3.365.250,00
Harga reguler Rp 2.368.800,00 Harga obral Rp 3.365.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(1,2-Bis(2,4,6-trimethylphenyl)ethylenediamine) adalah senyawa kimia yang memiliki struktur kompleks dan digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Bahan ini berfungsi sebagai ligan nitrogen-donor yang sangat penting dalam pembentukan kompleks logam transisi, yang sering digunakan dalam reaksi katalitik. Sebagai ligan, senyawa ini mampu berikatan dengan ion logam dan membantu mempercepat reaksi kimia tanpa terdegradasi. Dalam laboratorium, bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang katalisis heterogen dan reaksi kimia organik yang membutuhkan pengaturan lingkungan reaksi yang stabil.

Karakteristik utama dari (1,2-Bis(2,4,6-trimethylphenyl)ethylenediamine) adalah kemampuannya untuk membentuk kompleks yang stabil dengan berbagai ion logam, seperti nikel, kobalt, dan tembaga. Struktur molekulnya yang memiliki dua grup amina dan dua grup fenil trimetil memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi katalitik. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan sintesis senyawa organik. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan metode katalitik yang lebih efisien dan berkelanjutan. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang praktis bagi para ilmuwan yang membutuhkan bahan katalitik berkualitas tinggi.

Brosur TCI (PDF)

  • Pengembangan metode katalitik untuk reaksi organik kompleks karena kemampuannya membentuk kompleks logam yang stabil
  • Sintesis senyawa heterosiklik dengan bantuan kompleks logam transisi yang dihasilkan dari ligan ini
  • Penelitian tentang katalisis heterogen untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia industri
  • Pengujian aktivitas katalitik logam transisi dalam lingkungan reaksi yang terkontrol
  • Pemrosesan limbah kimia dengan bantuan senyawa ini sebagai agen pengikat ion logam

Merek TCI
Nomor CAS 425615-42-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis]
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Pada saat penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker telah dipakai untuk mencegah paparan langsung. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah pencemaran lingkungan dan memastikan keselamatan di laboratorium.

—