5-Bromo-1-indanone adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, termasuk dalam pembuatan obat-obatan, bahan kimia industri, dan senyawa organik kompleks. Sebagai salah satu komponen dalam kelompok building blocks, senyawa ini memainkan peran penting dalam proses reaksi kimia yang membutuhkan struktur indanone sebagai inti dasar.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena memiliki grup bromo yang menyumbang kestabilan dan reaktivitas tertentu, senyawa ini sering dipilih untuk reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Sifat kimia dan strukturnya membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dalam bidang farmasi, kimia organik, dan kimia industri. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa baru dan pengembangan produk kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan senyawa ini.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi bromo dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia kompleks
- Pembuatan senyawa intermediet untuk aplikasi farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 34598-49-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya |
5-Bromo-1-indanone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan ventilasi cukup untuk mengurangi risiko akumulasi uap.
—








