4-Butoxybenzenesulfonyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini sering dipakai sebagai reagen dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi aktivasi sulfonat. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting dalam proses pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri.
Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai nukleofil, 4-Butoxybenzenesulfonyl Chloride menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia. Struktur kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi berbagai jenis menjadikannya sangat populer di kalangan ilmuwan dan peneliti. Bahan ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk mempercepat proses reaksi tanpa mengganggu jalur reaksi utama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan bahan kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan reagen dengan sifat reaktif dan spesifik. Ketersediaannya yang stabil dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama di berbagai penelitian lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik karena kemampuannya dalam reaksi substitusi nukleofilik
- Reaksi aktivasi sulfonat untuk mempercepat proses reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa farmakologis yang memerlukan reagen dengan reaktivitas tinggi
- Penelitian dalam bidang kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
- Eksperimen kimia industri yang memerlukan bahan bantu reaksi spesifik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1138-56-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak bocor dan jauh dari bahan kimia yang bersifat basa atau air untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
—



