4-tert-Butoxybenzaldehyde adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia sebagai bahan baku atau bahan pembangun. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya, serta berperan dalam proses pembentukan senyawa kompleks melalui reaksi substitusi atau adisi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperoleh produk kimia yang memerlukan struktur aromatik dan gugus aldehid.
Karakteristik utama dari 4-tert-Butoxybenzaldehyde adalah keberadaan gugus aldehid di bagian aromatik dan gugus eter yang memberikan stabilitas dan reaktivitas tertentu. Struktur ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi Friedel-Crafts, reaksi substitusi elektrofilik, dan reaksi reduksi. Sifat kimia dan struktur molekulnya membuat senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan baku yang fleksibel.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, sintesis senyawa farmakologis, dan pengembangan bahan kimia industri. Karena ketersediaannya dan sifat reaktifnya, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks dan modifikasi struktur molekul.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa baru
- Pengembangan bahan kimia industri seperti bahan pelembut atau bahan pengawet
- Penelitian tentang reaktivitas gugus aldehid dalam lingkungan reaktif
- Modifikasi struktur molekul untuk studi sifat kimia dan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57699-45-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
4-tert-Butoxybenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan gelap untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dan pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain.
—



