N-Benzylacetoacetamide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau struktur yang memerlukan reaktivitas tinggi. Sebagai building block, N-Benzylacetoacetamide memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi Diels-Alder, reaksi condensasi, maupun reaksi substitusi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol melalui modifikasi gugus substituen. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan menjadikannya sangat praktis untuk digunakan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, N-Benzylacetoacetamide sering digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur yang dapat dikustomisasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa bioaktif dan pengembangan material baru.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi condensasi untuk pembentukan senyawa kompleks
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur yang dapat dimodifikasi
- Eksperimen kimia organik yang memerlukan bahan dasar stabil
- Penelitian tentang reaktivitas gugus substituen dalam senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 882-36-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
N-Benzylacetoacetamide harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk padat, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—








