3-Bromo-2-naphthol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo pada posisi 3 dan hidroksil pada posisi 2, sehingga memiliki reaktivitas tinggi terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam pembuatan senyawa fenolik, intermediat, dan produk kimia lainnya yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Karena struktur aromatiknya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, 3-Bromo-2-naphthol menjadi pilihan yang ideal dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Sifat kimia dan fisiknya yang jelas serta kemurnian tinggi menjadikannya bahan yang dapat diandalkan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur senyawa organik. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen pendidikan tingkat lanjut untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan karakterisasi senyawa kimia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa fenolik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan intermediat dalam produksi obat dan bahan kimia industri
- Eksperimen pendidikan untuk mempelajari reaktivitas senyawa aromatik
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam studi mekanisme reaksi kimia
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 30478-88-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Bromo-2-naphthol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau oksigen. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, pastikan penggunaan dilakukan di bawah alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, hindari penggunaan di dekat sumber panas atau bahan kimia yang reaktif untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Qi dkk. (2023). Rapid Assembly of Spiroisoxazolidines by [4 + 1] Dearomative Spiroannulation of α-Bromo-β-naphthol and Nitroolefin. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/acs.joc.3c00335
- Liu dkk. (2022). Binding model-tuned room-temperature phosphorescence of the bromo-naphthol derivatives based on cyclodextrins. RSC Advances doi:10.1039/d2ra03046b
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

