Betamethasone 21-Acetate adalah senyawa steroid yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan farmakologi. Sebagai derivat dari betamethasone, senyawa ini memiliki aktivitas anti-inflamasi dan imunomodulator yang kuat, sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit autoimun, alergi, dan kondisi inflamasi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif, uji aktivitas biologis, serta penelitian tentang mekanisme kerja steroid.
Betamethasone 21-Acetate memiliki struktur kimia yang stabil dan sifat fisika yang memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan. Senyawa ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat dan konsentrasi yang jelas membuatnya mudah digunakan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Betamethasone 21-Acetate sering digunakan dalam penelitian bidang kedokteran, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena kualitasnya yang terjamin dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi ilmiah. Peneliti di Indonesia terus mengembangkan penelitian terkait penggunaan steroid dalam pengobatan dan pengelolaan penyakit, dan senyawa ini menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Brosur TCI (PDF)
- Anti-Rheumatoid Arthritis Ingredients 2025-01-29 · hal. 1
- Steroids 2026-07-28 · hal. 5
- Immune System, Inflammation, Allergy Research Reagents 2025-05-26 · hal. 2
Produk TCI terkait
- Betamethasone Valerate, CAS 2152-44-5, TCI B4157
- Betamethasone 21-Phosphate Disodium Salt, CAS 151-73-5, TCI B4110
- Betamethasone 17,21-Dipropionate, CAS 5593-20-4, TCI B3166
- Betamethasone, CAS 378-44-9, TCI B1837
- Prednisolone Acetate, CAS 52-21-1, TCI P1283
- Methylprednisolone Acetate, CAS 53-36-1, TCI M2635
- Uji aktivitas biologis steroid untuk mengevaluasi efek anti-inflamasi
- Sintesis senyawa aktif yang digunakan dalam pengembangan obat
- Penelitian tentang mekanisme kerja steroid dalam sistem imun
- Pengujian keterlibatan steroid dalam penyakit autoimun
- Analisis kandungan steroid dalam sampel biologis untuk penelitian farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 987-24-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Betamethasone 21-Acetate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini harus dihindari dari paparan panas atau bahan kimia yang reaktif.
- (2014). Betamethasone acetate/betamethasone sodium phosphate. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-014-4376-7
- Salem dkk. (2012). Pharmacokinetics of Betamethasone After Single-Dose Intramuscular Administration of Betamethasone Phosphate and Betamethasone Acetate to Healthy Subjects. Clinical Therapeutics doi:10.1016/j.clinthera.2011.11.022
- (2017). Betamethasone acetate/betamethasone sodium phosphate/benzalkonium chloride. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-017-37183-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







