TCI H0184 Hydrocortisone Acetate adalah ester asetat dari hidrokortison, sebuah glukokortikoid yang termasuk kelompok steroid dan banyak dipakai sebagai bahan riset di laboratorium ilmu hayati. Senyawa ini menjadi rujukan penting dalam kajian mekanisme kerja hormon kortikosteroid, regulasi peradangan, dan respons seluler terhadap sinyal glukokortikoid. Di laboratorium farmasi, hidrokortison asetat digunakan sebagai bahan pembanding pada pengembangan dan validasi metode analisis sediaan topikal maupun sediaan lain yang mengandung kortikosteroid. Perannya tidak terbatas pada analisis, karena senyawa ini juga kerap dipakai sebagai suplemen pada formulasi medium kultur sel tertentu yang membutuhkan dukungan hormon steroid.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah bentuk esternya yang secara umum lebih stabil dan kurang larut air dibandingkan hidrokortison bebas, sehingga lebih mudah ditangani dan ditimbang dalam bentuk padatan kristalin putih. Sifat kelarutan tersebut membuatnya biasa dilarutkan lebih dahulu dalam pelarut organik seperti etanol atau dimetil sulfoksida sebelum diencerkan ke dalam medium berair, sebuah prosedur yang sudah lazim pada pekerjaan kultur sel. Grade TCI memberikan keseragaman bahan antar lot, hal yang sangat berarti pada percobaan biologis yang sensitif terhadap variasi konsentrasi aktif dan kehadiran pengotor sekecil apa pun.
Di Indonesia, bahan ini digunakan di laboratorium farmasi perguruan tinggi, laboratorium kendali mutu industri farmasi, serta pusat riset biomedis yang mengerjakan kultur sel dan studi mekanisme antiinflamasi. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola pemakaian steroid riset yang umumnya dalam jumlah kecil namun menuntut mutu tinggi. Karena termasuk bahan aktif berpotensi farmakologis, laboratorium di Indonesia biasanya menempatkannya pada penyimpanan terpisah dengan pencatatan pemakaian yang tertib.
- Bahan pembanding pada pengembangan dan validasi metode HPLC untuk sediaan kortikosteroid, karena profil kromatografinya jelas dan memberikan puncak yang mudah diidentifikasi serta direproduksi.
- Suplemen hormon pada formulasi medium kultur sel tertentu, sebab glukokortikoid berperan mendukung diferensiasi dan pertumbuhan beberapa jenis sel dalam kondisi kultur terkendali.
- Studi mekanisme antiinflamasi tingkat seluler dan molekuler, karena senyawa ini bekerja melalui reseptor glukokortikoid yang jalur sinyalnya telah terkarakterisasi dengan baik.
- Riset pengembangan formulasi sediaan topikal di laboratorium teknologi farmasi, sebab kelarutannya yang rendah dalam air relevan untuk kajian pelepasan dan penetrasi bahan aktif.
- Bahan uji pada kajian stabilitas dan degradasi steroid, karena perubahan strukturnya akibat paparan kondisi dipercepat dapat dipantau dengan teknik analisis instrumen yang tersedia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50-03-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g |
| Bentuk fisik | serbuk kristalin putih hingga hampir putih |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat |
Simpan hidrokortison asetat dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa steroid umumnya peka terhadap paparan cahaya dan kelembapan dalam jangka panjang. Tempatkan pada rak bahan aktif farmakologis yang terpisah dan lengkapi dengan catatan pemakaian. Gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan penimbangan serbuk di lemari asam atau timbangan berpelindung untuk mencegah terhirupnya partikel halus. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Larutan stok dalam pelarut organik sebaiknya diberi label lengkap berisi konsentrasi dan tanggal pembuatan. Kumpulkan sisa bahan dan larutan dalam wadah limbah kimia berlabel sesuai prosedur laboratorium.
- Chauhan dkk. (2005). Optimisation of a Selective Liquid Chromatography Procedure for Hydrocortisone Acetate, Hydrocortisone Alcohol and Preservatives in a Pharmaceutical Emulsion. Chromatographia doi:10.1365/s10337-005-0555-2
- Beltrani (2002). Tacrolimus ointment compared with hydrocortisone acetate in children, and hydrocortisone butyrate in adults. Current Allergy and Asthma Reports doi:10.1007/s11882-002-0049-3
- Levine dkk. (1993). A rectal concretion of hydrocortisone acetate. Gastrointestinal Endoscopy doi:10.1016/s0016-5107(93)70145-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
