2-Bromo-4-tert-butylphenol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan penggunaan grup bromo dan struktur fenolik. Sebagai bagian dari kategori non-heterosiklik building blocks, senyawa ini memiliki peran penting dalam pembuatan senyawa dengan struktur yang kompleks dan berbagai fungsi kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Kehadiran grup bromo dan tert-butyl pada struktur molekulnya memberikan keunikan dalam reaktivitas dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan dengan sifat reaktif yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru dan modifikasi struktur molekul. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi substitusi bromo
- Pembuatan senyawa dengan struktur fenolik sebagai bahan dasar
- Reaksi elektrofilik dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan substituen bromo
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2198-66-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifat reaktifnya, penanganan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadahnya tidak bocor dan tidak terpapar bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—


