8-Bromoadenosine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida, yang memiliki peran penting dalam berbagai penelitian biokimia dan biomedis. Bahan ini digunakan sebagai reagen dalam proses sintesis senyawa organik, terutama dalam studi tentang mekanisme reaksi kimia dan aktivitas biologis molekul. Dalam laboratorium, 8-Bromoadenosine sering diaplikasikan untuk mempelajari interaksi antara nukleotida dan enzim, serta dalam pengembangan obat-obatan baru yang berbasis nukleotida.
Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, dengan substitusi brom pada posisi 8 dari adenin, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi. Struktur ini memungkinkan 8-Bromoadenosine untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, eliminasi, dan reaksi nucleophilic. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan reagen dengan reaktivitas spesifik dan kestabilan tertentu.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset untuk keperluan penelitian dasar dan terapan. Karena keberagaman aplikasinya, 8-Bromoadenosine menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh ilmuwan yang bekerja di bidang bioinformatika, biokimia, dan farmakologi.
- Pengujian aktivitas biologis senyawa nukleotida untuk pengembangan obat
- Sintesis senyawa organik dengan reaktivitas spesifik dalam reaksi kimia
- Penelitian tentang mekanisme reaksi enzim terhadap nukleosida
- Analisis struktur molekuler untuk studi interaksi molekuler
- Pengembangan reagen untuk uji fungsi enzim dan aktivitas biokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2946-39-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
8-Bromoadenosine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan terhindar dari kelembapan sangat dianjurkan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini bersifat kimia yang mungkin mengandung risiko, sehingga harus ditangani dengan hati-hati dan sesuai dengan protokol keselamatan laboratorium.
- MARTELL dkk. (1990). Patterns of Human Chorionic Gonadotropin Expression in Untreated and 8-Bromoadenosine-Treated JAR Choriocarcinoma Cells*. Endocrinology doi:10.1210/endo-126-5-2757
- Iwamoto (2008). On the ability of 8-bromoadenosine triphosphate to support contractility of vertebrate skeletal muscle fibers. Journal of Muscle Research and Cell Motility doi:10.1007/s10974-008-9141-1
- Miller dkk. (2012). Tissue transglutaminase response in myelogenous leukemia cells following the addition of 8‐bromoadenosine 3′,5′‐cyclic monophosphate. The FASEB Journal doi:10.1096/fasebj.26.1_supplement.798.20
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





