Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 487-52-5

Butein, CAS 487-52-5, TCI B3803

Butein, CAS 487-52-5, TCI B3803

Identitas Kimia

No. CAS
487-52-5
PubChem
CID 5281222·SID 135727171
Rumus molekul
C15H12O5
Berat molekul
272.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(E)-1-(2,4-dihydroxyphenyl)-3-(3,4-dihydroxyphenyl)prop-2-en-1-one
SMILES
C1=CC(=C(C=C1/C=C/C(=O)C2=C(C=C(C=C2)O)O)O)O
InChIKey
AYMYWHCQALZEGT-ORCRQEGFSA-N
Harga reguler Rp 3.100.650,00
Harga reguler Rp 2.184.000,00 Harga obral Rp 3.100.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Butein adalah senyawa alami yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang memiliki berbagai aktivitas biologis seperti antioksidan, anti-inflamasi, dan antitumor. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah untuk mempelajari mekanisme biologis dan efek farmakologis senyawa tertentu. Sebagai reagen, butein berperan sebagai substrat atau inhibitor enzim dalam berbagai reaksi kimia dan proses metabolisme. Dalam laboratorium, butein digunakan untuk menguji respons sel terhadap stimulan tertentu, serta dalam penelitian tentang peran senyawa flavonoid dalam kesehatan dan penyakit.

Butein memiliki struktur kimia yang stabil dan sifat kimia yang memungkinkan ia berinteraksi dengan berbagai protein dan enzim. Karena sifat tersebut, butein dipilih sebagai bahan penelitian karena kemampuannya untuk memicu atau menghambat reaksi biokimia tertentu. Selain itu, butein memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam skala laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, butein sering digunakan dalam penelitian bidang biomedis, farmakologi, dan fitokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama untuk studi tentang efek antioksidan dan aktivitas anti-inflamasi dari senyawa alami. Peneliti di Indonesia juga memanfaatkan butein dalam pengembangan obat baru dan studi tentang mekanisme penyakit. Karena keberagaman aplikasinya, butein menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian ilmiah di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan untuk uji aktivitas antioksidan dalam penelitian kesehatan
  • Reagen dalam studi mekanisme enzim dan substrat enzim
  • Bahan untuk pengujian efek farmakologis senyawa alami
  • Komponen dalam eksperimen pengembangan obat baru
  • Alat bantu dalam penelitian bidang fitokimia dan biomedis

Merek TCI
Nomor CAS 487-52-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Butein harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan tidak terkontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.