Benzocyclobutene (BCB) adalah senyawa kimia yang memiliki struktur cincin aromatik dengan sifat reaktivitas yang unik. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, BCB berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang bisa diubah menjadi berbagai senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu. Karena struktur cincinnya yang stabil, BCB juga digunakan dalam penelitian material dan polimer.
Benzocyclobutene memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini tidak mudah terurai dan memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan. Karakteristik ini membuat BCB menjadi pilihan yang baik untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang dapat diandalkan dan memiliki konsistensi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, BCB digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan polimer, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Ketersediaannya di pasar lokal membuat BCB menjadi pilihan yang praktis untuk peneliti dan institusi pendidikan.
Produk TCI terkait
- 3,4-Diethoxy-3-cyclobutene-1,2-dione, CAS 5231-87-8, TCI D3253
- 3,4-Dibutoxy-3-cyclobutene-1,2-dione, CAS 2892-62-8, TCI D2203
- 3,4-Dimethoxy-3-cyclobutene-1,2-dione, CAS 5222-73-1, TCI D2099
- 3,4-Dihydroxy-3-cyclobutene-1,2-dione, CAS 2892-51-5, TCI D1399
- 3,4-Diisopropoxy-3-cyclobutene-1,2-dione, CAS 61699-62-5, TCI D2207
- TCI A0449 538-68-1 Amylbenzene
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan bahan pembangun stabil
- Pengembangan polimer dengan sifat termoplastik dan elastis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Studi tentang struktur molekuler dan stabilitas senyawa cincin
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses produksi material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 694-87-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzocyclobutene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja bersih dan terkontrol.
- Swanson (1992). Microbial transformation of benzocyclobutene to benzocyclobutene-1-ol and benzocyclobutene-1-one. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.58.10.3404-3406.1992
- Meier (2012). Benzoxetes and Benzothietes ¾ Heterocyclic Analogues of Benzocyclobutene. Molecules doi:10.3390/molecules17021548
- Meier (2012). ChemInform Abstract: Benzoxetes and Benzothietes — Heterocyclic Analogues of Benzocyclobutene. ChemInform doi:10.1002/chin.201222230
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







