6-Bromobenzimidazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur dasar benzimidazole dengan substituen bromo pada posisi 6. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam pengembangan senyawa farmakologis, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa dengan aktivitas biologis.
Karena struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitas yang tinggi, 6-Bromobenzimidazole memiliki potensi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofili, reaksi elektrofilik, dan reaksi substitusi. Senyawa ini juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. Sifat kimia dan struktur molekulnya membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, 6-Bromobenzimidazole digunakan secara luas oleh peneliti kimia, farmasi, dan ilmu material. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, modifikasi senyawa organik, dan studi aktivitas biologis. Dengan sifat kimia yang spesifik, senyawa ini memungkinkan para peneliti untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi tertentu sesuai kebutuhan penelitian.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada heterosiklik untuk modifikasi struktur molekul
- Penelitian aktivitas biologis senyawa organik kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri dengan sifat spesifik
- Studi reaktivitas dan mekanisme kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4887-88-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
6-Bromobenzimidazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu diperlakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi atau reaksi tidak diinginkan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaktif kimia disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Ramakrishnan dkk. (2018). Oxidative decarboxylation of glycine by N-bromobenzimidazole in aqueous acetic acid medium-A kinetic study. Asian Journal of Research in Chemistry doi:10.5958/0974-4150.2018.00066.4
- Kunjumol dkk. (2024). Spectroscopic, computational, cytotoxicity, and docking studies of 6‐bromobenzimidazole as anti‐breast cancer agent. Journal of Molecular Recognition doi:10.1002/jmr.3074
- Bortolato dkk. (2007). In Silico Binding Free Energy Predictability by Using the Linear Interaction Energy (LIE) Method: Bromobenzimidazole CK2 Inhibitors as a Case Study. Journal of Chemical Information and Modeling doi:10.1021/ci600369n
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





