6-Bromoquinoxaline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, terdiri dari cincin quinoxaline yang diperkuat oleh gugus bromo pada posisi ke-6. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, 6-Bromoquinoxaline berperan sebagai bahan baku yang sangat penting dalam reaksi substitusi dan reaksi siklis.
Karakteristik utama dari 6-Bromoquinoxaline adalah stabilitas kimianya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Gugus bromo pada molekul ini memberikan sifat reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki titik leleh dan kelarutan yang stabil, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 6-Bromoquinoxaline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan material ilmiah. Bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang dapat diandalkan.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo pada struktur quinoxaline untuk modifikasi molekul
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pembuatan bahan kimia intermediet untuk industri farmasi
- Pengembangan material organik dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50998-17-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
6-Bromoquinoxaline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
—








