2-Bromo-9,9-dimethyl-9,10-dihydroacridine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material ilmu dan teknologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam pengembangan material semikonduktor. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain yang memiliki sifat optik atau elektronik unik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan cahaya. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan reaksi kimia yang fleksibel dan beragam. Hal ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekul dengan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian material semikonduktor dan pengembangan teknologi baru. Para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang bertujuan menghasilkan material dengan sifat tertentu, seperti konduktivitas tinggi atau respons terhadap cahaya.
- Pengembangan material semikonduktor dengan sifat optik unik
- Sintesis senyawa kompleks untuk aplikasi dalam teknologi cahaya
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan tertentu
- Pengujian kinerja senyawa dalam proses pembuatan material baru
- Pemrosesan senyawa untuk aplikasi dalam bidang elektrokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1443680-94-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
- Lenders dkk. (1991). Use of dimethyl sulfide in organocopper chemistry: x-ray crystal structures of cyclo-tetrakis(.mu.-2-methylphenyl)bis(dimethyl sulfide)tetracopper(I) and of the polymeric copper bromide adduct bromo(dimethyl sulfide)copper(I). Organometallics doi:10.1021/om00049a046
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
