10-(4-Bromophenyl)-9(10H)-acridone adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian kimia dan material ilmu. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang semikonduktor organik dan material konstruksi molekuler. Sebagai bagian dari kelompok senyawa acridone, senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan modifikasi kimia untuk berbagai aplikasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain yang memiliki sifat optik atau elektronik spesifik.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Struktur molekulnya memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kondensasi, sehingga sangat cocok untuk penelitian dalam bidang material ilmu. Keberadaan grup bromo pada struktur molekulnya memberikan keunikan dalam reaktivitas dan kemungkinan penggunaan sebagai prekursor untuk senyawa dengan sifat tertentu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti yang bekerja di bidang kimia material dan teknologi semikonduktor. Bahan ini menjadi bagian dari rangkaian bahan yang mendukung pengembangan material baru dengan aplikasi dalam bidang elektronik dan energi.
- Sintesis senyawa organik dengan sifat optik dan elektronik spesifik
- Pengembangan material semikonduktor organik untuk aplikasi dalam perangkat elektronik
- Penelitian tentang reaktivitas dan struktur molekul kompleks
- Studi tentang modifikasi kimia untuk aplikasi dalam bidang material ilmu
- Penggunaan sebagai bahan dasar dalam penelitian kimia sintetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24275-95-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati dalam laboratorium untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
