10-Methyl-9(10H)-acridone adalah senyawa heterosiklik trisiklik turunan akridon yang gugus nitrogennya telah termetilasi pada posisi 10. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai building block sekaligus inti kromofor yang banyak dipakai peneliti kimia organik, fotokimia, dan ilmu material. Kerangka akridon yang kaku dan terkonjugasi penuh menjadikannya titik awal yang praktis untuk membangun molekul fungsional, mulai dari pewarna fluoresen, probe analitik, hingga fotokatalis organik. Produk TCI dengan kode katalog M0792 ini dipasok dalam bentuk kemasan laboratorium sehingga mudah ditimbang, dilarutkan, dan direaksikan pada skala riset maupun pengembangan metode.
Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih terletak pada sistem elektron-pi yang luas dan terkonjugasi antara dua cincin aromatik dengan gugus karbonil di tengah. Susunan tersebut menghasilkan sifat penyerapan dan emisi cahaya yang menarik, sehingga kerangka akridon kerap dijadikan dasar bagi molekul pendonor–penerima elektron pada studi transfer muatan fotoinduksi. Metilasi pada atom nitrogen menghilangkan hidrogen N–H sehingga struktur menjadi lebih terdefinisi, lebih mudah diprediksi perilakunya dalam pelarut organik, serta membuka jalur turunan seperti garam akridinium. Kestabilan termal kerangka aromatiknya juga memudahkan penanganan pada reaksi bersuhu sedang.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya ditemui pada kelompok riset kimia organik sintesis, fotokimia, dan kimia material di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Ukuran kemasan 5 g dan 25 g sangat sesuai dengan pola kerja riset lokal yang biasanya berjalan pada skala milimol, baik untuk penelitian tugas akhir mahasiswa, disertasi, maupun proyek hibah penelitian. Kemasan kecil membantu menjaga mutu bahan karena tidak terlalu lama tersimpan setelah dibuka.
- Sintesis pewarna dan probe fluoresen, karena kerangka akridon memberikan gugus kromofor kaku yang emisinya mudah diatur melalui penambahan substituen pada cincin aromatik.
- Prekursor garam akridinium untuk fotokatalisis organik, sebab nitrogen yang telah termetilasi memudahkan pembentukan turunan kationik yang aktif menyerap cahaya tampak.
- Studi transfer elektron fotoinduksi, karena sistem terkonjugasi dengan gugus karbonil memungkinkan peneliti mengamati proses pemisahan muatan secara terkendali dalam pelarut organik.
- Bahan baku riset material optoelektronik, mengingat molekul dengan inti akridon sering dipakai sebagai unit pendonor atau penerima pada rancangan emiter dan lapisan tipis fungsional.
- Senyawa rujukan pada pengembangan metode analisis spektroskopi, karena karakter serapan dan emisinya membantu peneliti mengkalibrasi prosedur pengukuran fluoresensi laboratorium.
| Merek | TCI (kode katalog M0792) |
|---|---|
| Nomor CAS | 719-54-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan; rincian pemerian dan mutu mengacu pada lembar data serta sertifikat analisis TCI |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik serta terlindung dari sinar matahari langsung. Karena termasuk senyawa berkromofor, paparan cahaya berkepanjangan sebaiknya dihindari agar mutunya terjaga. Lakukan penimbangan di ruang berventilasi atau lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu halus, dan gunakan alat pelindung diri berupa jas laboratorium, sarung tangan nitril, serta kacamata pelindung. Pakailah spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, beri label tanggal pembukaan, dan selalu baca lembar data keselamatan bahan dari produsen sebelum bekerja.
—
