4,6-Bis(3,5-dichlorophenyl)-2-methylpyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian material ilmiah, terutama dalam pengembangan semikonduktor organik. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar (building block) untuk sintesis senyawa kompleks yang memiliki sifat elektronik spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam pembuatan material baru yang memiliki aplikasi dalam teknologi informasi dan energi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan gugus substitusi klor pada fenil, yang memberikan sifat elektronik dan optik unik. Karakteristik ini membuatnya sangat diminati dalam penelitian material semikonduktor. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diubah secara kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam proses sintesis yang memerlukan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama di bidang teknologi semikonduktor dan material fungsional. Peneliti di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang bertujuan mengembangkan material baru dengan sifat unik.
- Pengembangan material semikonduktor organik untuk perangkat elektronik.
- Sintesis senyawa kompleks dalam penelitian material fungsional.
- Studi tentang sifat optik dan elektronik senyawa kimia kompleks.
- Penelitian tentang aplikasi material dalam teknologi energi terbarukan.
- Eksperimen untuk memahami interaksi molekuler dalam struktur material.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1030380-50-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan kimia disarankan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja dalam kondisi aman dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—

