1,3-Butadiene (ca. 6% in Dichloromethane, ca. 1.5 mol/L) dari TCI adalah larutan 1,3-butadiena dalam pelarut diklorometana. 1,3-Butadiena adalah diena terkonjugasi paling sederhana dan pada suhu kamar berwujud gas, sehingga sulit ditakar dan ditangani langsung di laboratorium. Bentuk larutan ini memecahkan masalah tersebut karena peneliti dapat menakar butadiena secara volumetrik dengan pipet atau syringe. Hasilnya, butadiena dapat dipakai sebagai reagen dalam sintesis organik tanpa memerlukan instalasi gas khusus.
Konsentrasi yang tertera, sekitar 1,5 mol/L, memudahkan perhitungan stoikiometri. Takaran mol butadiena cukup dihitung dari volume larutan yang diambil. Diklorometana dipilih sebagai pelarut karena melarutkan banyak senyawa organik dan relatif inert untuk berbagai jenis reaksi. Sistem diena terkonjugasi pada butadiena membuatnya sangat reaktif dalam reaksi sikloadisi, khususnya reaksi Diels–Alder, yang menghasilkan cincin enam anggota secara efisien. Butadiena juga merupakan monomer penting dalam kimia polimer, sehingga larutan ini relevan untuk studi skala kecil di bidang tersebut.
Di laboratorium Indonesia, tidak semua fasilitas memiliki sistem penanganan gas bertekanan. Bentuk larutan seperti ini menjadi alternatif yang praktis dan lebih aman bagi kelompok riset sintesis organik, kimia polimer, dan katalisis. Kemasan 100 mL cocok untuk eksperimen awal dan optimasi. Kemasan 500 mL mendukung pekerjaan rutin atau penggandaan skala reaksi. Bahan ini juga berguna untuk praktikum lanjut yang memperkenalkan reaksi perisiklik kepada mahasiswa.
Brosur TCI (PDF)
- Safely Handleable Volatile Solutions 2024-05-02 · hal. 1
- Monomers 2025-05-28 · hal. 14
Produk TCI terkait
- 3-Methyl-1-butene (ca. 15% in Dichloromethane, ca. 2.5mol/L), CAS 563-45-1, TCI M2563
- 1-Butene (ca. 3% in Dichloromethane, ca. 0.7 mol/L), CAS 106-98-9, TCI B6534
- 1,3-Butadiene (ca. 5% in N,N-Dimethylformamide, ca. 0.9 mol/L), CAS 106-99-0, TCI B6533
- Isobutene (ca. 8% in Dichloromethane), CAS 115-11-7, TCI I0909
- TCI D1148 513-81-5 2,3-Dimethyl-1,3-butadiene (stabilized with BHT)
- 3-Methyl-1-butene (ca 125% in Tetrahydrofuran, ca 15mol/L), CAS 563-45-1, TCI M2565
- Reaksi Diels–Alder: sebagai diena terkonjugasi, butadiena bereaksi dengan dienofil membentuk turunan sikloheksena, sehingga cocok untuk membangun kerangka siklik secara efisien.
- Studi polimerisasi skala kecil: butadiena adalah monomer dasar karet sintetis, sehingga larutan ini memudahkan uji katalis atau kondisi polimerisasi dalam jumlah terkendali.
- Reaksi katalisis logam transisi: diena terkonjugasi dipakai dalam hidrofungsionalisasi, telomerisasi, dan kopling berkatalis logam yang membentuk ikatan karbon–karbon baru.
- Penakaran stoikiometri yang presisi: konsentrasi molar yang diketahui memungkinkan butadiena ditambahkan secara volumetrik dengan syringe tanpa menimbang gas.
- Pendidikan kimia organik lanjut: larutan ini membantu mendemonstrasikan reaksi perisiklik dan regioselektivitas sikloadisi dengan cara yang lebih praktis daripada memakai gas murni.
| Merek | TCI (kode produk B6532) |
|---|---|
| Nomor CAS | 106-99-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | larutan cair, 1,3-butadiena ca. 6% dalam diklorometana (ca. 1,5 mol/L) |
| Penyimpanan | simpan sesuai suhu pada label, jauh dari sumber panas, dalam wadah tertutup rapat |
Butadiena dan diklorometana sama-sama mudah menguap. Karena itu, simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk dan berventilasi baik, sesuai suhu yang tertera pada label, serta jauh dari api, percikan, dan oksidator. Gunakan syringe atau kanula agar paparan uap dan penguapan zat terlarut seminimal mungkin. Semua pekerjaan wajib dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan yang sesuai untuk pelarut terhalogenasi, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Pelajari SDS sebelum digunakan, dan tampung limbah dalam wadah khusus limbah pelarut terhalogenasi.
—








