2'-Chloro-4-dimethylaminoazobenzene adalah senyawa azo aromatik yang tersusun dari dua cincin benzena yang dihubungkan gugus azo, dengan gugus dimetilamino pada salah satu cincin dan atom klor pada posisi orto cincin lainnya. Senyawa ini termasuk keluarga turunan 4-dimetilaminoazobenzena yang secara historis sangat penting dalam kajian zat warna azo dan toksikologi kimia. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan pembanding dan bahan uji dalam penelitian, serta sebagai blok pembangun non-heterosiklik untuk sintesis molekul berwarna dan fotoresponsif.
Sifat yang menentukan pemanfaatannya berakar pada sistem terkonjugasi donor–akseptor di dalam molekul. Gugus dimetilamino bertindak sebagai pendorong elektron kuat yang berpadu dengan jembatan azo penarik elektron, menghasilkan serapan cahaya tampak yang kuat dan warna cerah khas zat warna azo. Ikatan azo juga dapat berisomerisasi antara bentuk trans dan cis di bawah penyinaran, sifat dasar yang dimanfaatkan dalam penelitian sakelar molekuler. Penempatan atom klor pada posisi orto memberi halangan sterik dan pengaruh elektronik yang berbeda dibandingkan isomer para, sehingga senyawa ini kerap dipakai untuk membandingkan pengaruh posisi substituen terhadap warna, kestabilan, serta perilaku metabolik senyawa azo.
Di Indonesia, senyawa jenis ini digunakan di laboratorium riset kimia organik, toksikologi, dan farmakologi yang mempelajari metabolisme zat warna azo serta mekanisme kerja enzim pemroses senyawa asing. Kemasan 25 g sesuai untuk pekerjaan penelitian berulang maupun penyiapan larutan baku dalam berbagai konsentrasi.
- Bahan pembanding riset zat warna azo: struktur dan warnanya yang khas menjadikannya rujukan dalam kajian hubungan struktur dengan sifat serapan cahaya.
- Studi metabolisme senyawa asing: turunan dimetilaminoazobenzena dipakai meneliti reaksi reduksi azo dan demetilasi yang diperantarai enzim hati.
- Penelitian isomerisasi fotokimia: ikatan azo dapat berubah konfigurasi di bawah penyinaran sehingga berguna untuk mempelajari perilaku sakelar molekuler.
- Blok pembangun senyawa berwarna: kerangka azobenzena tersubstitusi dipakai menyusun pewarna dan probe optik baru untuk keperluan penelitian laboratorium.
- Kajian pengaruh posisi substituen: perbandingan isomer orto dan para membantu memetakan efek sterik serta elektronik terhadap sifat molekul azo.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3010-47-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berwarna |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Turunan aminoazobenzena tergolong bahan yang memerlukan kehati-hatian tinggi, sehingga seluruh penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Hindari terhirupnya debu maupun kontak langsung dengan kulit, dan gunakan alat pelindung pernapasan bila diperlukan sesuai penilaian risiko laboratorium. Simpan wadah aslinya dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena senyawa azo peka terhadap cahaya. Jauhkan dari bahan pereduksi, asam kuat, dan sumber panas. Kumpulkan seluruh limbah sebagai limbah kimia berbahaya sesuai prosedur institusi.
—
