Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 100-49-2

Cyclohexanemethanol, CAS 100-49-2, TCI C0595

Cyclohexanemethanol, CAS 100-49-2, TCI C0595

Identitas Kimia

No. CAS
100-49-2
PubChem
CID 7507·SID 87565692
Rumus molekul
C7H14O
Berat molekul
114.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
cyclohexylmethanol
SMILES
C1CCC(CC1)CO
InChIKey
VSSAZBXXNIABDN-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00001510
Harga reguler Rp 1.008.000,00
Harga reguler Rp 720.300,00 Harga obral Rp 1.008.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Cyclohexanemethanol dari TCI adalah alkohol primer yang tersusun atas cincin sikloheksana dengan gugus hidroksimetil (–CH2OH). Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang sangat serbaguna di laboratorium sintesis. Senyawa ini menjadi cara praktis untuk memasang gugus sikloheksilmetil, sebuah fragmen alifatik jenuh yang sering muncul dalam kimia medisinal, kimia polimer, dan riset bahan aroma. Strukturnya sederhana dan reaktivitasnya mudah diperkirakan, sehingga banyak dipakai baik untuk riset maupun praktikum.

Bahan ini dipilih karena gugus alkohol primernya sangat mudah dimodifikasi. Gugus tersebut dapat dioksidasi menjadi aldehida atau asam karboksilat, diesterifikasi, dieterkan, atau diubah menjadi halida dan sulfonat sebagai gugus pergi untuk reaksi substitusi. Cincin sikloheksana yang jenuh memberikan sifat lipofilik dan bentuk tiga dimensi. Sifat ini berguna saat peneliti ingin mengganti cincin aromatik datar dengan padanan alifatik untuk mengatur kelarutan atau sifat fisikokimia molekul target. Tersedianya beberapa ukuran kemasan juga memudahkan peningkatan skala.

Di laboratorium Indonesia, Cyclohexanemethanol cocok untuk kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan polimer dan pelapis, serta praktikum kimia organik yang membahas reaksi oksidasi dan esterifikasi alkohol. Pilihan kemasan 25g, 100g, dan 500g membuat bahan ini fleksibel. Kemasan kecil pas untuk eksplorasi awal, sedangkan kemasan besar mendukung sintesis berulang atau produksi bahan antara dalam jumlah lebih banyak di laboratorium pengembangan.

  • Oksidasi menjadi sikloheksanakarbaldehida: alkohol primer ini dapat dioksidasi secara terkendali menjadi aldehida yang berguna sebagai bahan antara reaksi kondensasi dan aminasi reduktif.
  • Pembuatan halida atau sulfonat sikloheksilmetil: gugus hidroksil mudah diubah menjadi gugus pergi sehingga fragmen sikloheksilmetil dapat dipasang ke amina, fenol, atau nukleofil lainnya.
  • Sintesis ester untuk riset aroma dan pelarut khusus: esterifikasi dengan berbagai asam menghasilkan ester alisiklik yang dikaji karena sifat volatil dan kelarutannya yang khas.
  • Kimia medisinal dan desain analog: gugus sikloheksilmetil sering dipakai sebagai pengganti benzil yang jenuh untuk mempelajari pengaruh lipofilisitas dan bentuk molekul terhadap aktivitas biologis.
  • Praktikum kimia organik: strukturnya yang sederhana menjadikan bahan ini contoh ideal untuk mendemonstrasikan oksidasi, esterifikasi Fischer, dan karakterisasi produk dengan spektroskopi inframerah serta NMR.

Merek TCI (kode produk C0595)
Nomor CAS 100-49-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik umumnya cairan; rincian lihat label dan sertifikat analisis
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan jauh dari sumber api

Cyclohexanemethanol sebaiknya disimpan dalam botol asli yang tertutup rapat di ruang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, dan oksidator kuat. Wadah kaca berwarna gelap atau kemasan bawaan produsen sangat dianjurkan. Tangani bahan di lemari asam, terutama saat dipanaskan, dan kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, serta jas lab. Hindari menghirup uapnya dan kontak dengan mata. Untuk kemasan besar, tuang secukupnya ke wadah kerja agar botol induk tidak sering dibuka. Selalu baca SDS produsen.

  • Lan dkk. (2015). Toxicity Assessment of 4-Methyl-1-cyclohexanemethanol and Its Metabolites in Response to a Recent Chemical Spill in West Virginia, USA. Environmental Science & Technology doi:10.1021/acs.est.5b00371
  • Park dkk. (2016). A comparative study of methyl cyclohexanemethanol and methyl isobutyl carbinol as frother for coal flotation. International Journal of Mineral Processing doi:10.1016/j.minpro.2016.08.006
  • Park dkk. (2026). Unveiling Guest Structure and Hydrogen Bonding in Cyclohexanemethanol Clathrate Hydrates. The Journal of Physical Chemistry Letters doi:10.1021/acs.jpclett.6c00105

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.