TCI C0777 beta-Cyclodextrin adalah oligosakarida siklik yang tersusun dari tujuh unit glukosa yang tersambung membentuk cincin. Strukturnya menyerupai kerucut terpancung atau donat. Bagian luarnya bersifat hidrofilik, sedangkan rongga di dalamnya relatif hidrofobik. Bentuk inilah yang membuat beta-siklodekstrin mampu "menampung" molekul tamu dan membentuk kompleks inklusi. Di laboratorium, bahan ini berperan penting dalam glikosains, kimia supramolekul, farmasi, dan kimia analitik, terutama untuk penelitian peningkatan kelarutan dan stabilitas senyawa.
Beta-siklodekstrin dipilih karena ukuran rongganya pas untuk banyak molekul organik berukuran sedang, termasuk cincin aromatik dan banyak zat aktif obat. Kompleks inklusi yang terbentuk dapat menaikkan kelarutan senyawa yang sukar larut dalam air, melindunginya dari oksidasi atau cahaya, dan menutupi rasa atau bau yang tidak diinginkan. Gugus hidroksilnya bisa dimodifikasi secara kimia, sehingga menjadi titik awal sintesis turunan siklodekstrin. Selain itu, sifat kiral glukosa penyusunnya menjadikan bahan ini berguna untuk pengenalan dan pemisahan enantiomer.
Di Indonesia, beta-siklodekstrin banyak dipakai di laboratorium fakultas farmasi untuk penelitian formulasi, misalnya meningkatkan kelarutan senyawa aktif dari tanaman obat seperti kurkumin. Peneliti pangan memanfaatkannya untuk enkapsulasi aroma dan senyawa bioaktif, sedangkan laboratorium kimia analitik memakainya sebagai selektor kiral. Pilihan kemasan 25g dan 100g memudahkan laboratorium menyesuaikan jumlah dengan skala kerja, mulai dari uji pendahuluan sampai rangkaian percobaan formulasi yang lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Cyclodextrins as Building Blocks for Organic Synthesis 2022-04-25 · hal. 1
- Macrocycles for Host-Guest Chemistry 2026-03-24 · hal. 5
- Drug Delivery System (DDS) Research Reagents 2025-01-29 · hal. 4
- Reagents for Glyco Chemistry & Biology 5th Edition · hal. 109
Produk TCI terkait
- Mono-2-O-(p-toluenesulfonyl)-beta-cyclodextrin, CAS 84216-71-7, TCI M1741
- Methyl-beta-cyclodextrin (mixture of several Methylated), CAS 128446-36-6, TCI M1356
- Hydroxypropyl-beta-cyclodextrin, CAS 128446-35-5, TCI H0979
- gamma-Cyclodextrin, CAS 17465-86-0, TCI C0869
- alpha-Cyclodextrin, CAS 10016-20-3, TCI C0776
- Triacetyl-beta-cyclodextrin, CAS 23739-88-0, TCI T1844
- Pembentukan kompleks inklusi obat: rongga hidrofobiknya mampu menampung zat aktif yang sukar larut, sehingga kelarutan dan stabilitasnya dalam air dapat ditingkatkan untuk studi formulasi farmasi.
- Enkapsulasi senyawa bioaktif dan aroma: beta-siklodekstrin melindungi senyawa volatil atau mudah teroksidasi dari lingkungan, sehingga cocok untuk penelitian pangan dan kosmetik.
- Pemisahan enantiomer secara kromatografi atau elektroforesis kapiler: struktur glukosa yang kiral memungkinkan interaksi berbeda dengan tiap enantiomer, sehingga berguna sebagai selektor kiral.
- Penelitian kimia supramolekul host-guest: geometri rongganya yang jelas menjadikannya model yang baik untuk mempelajari interaksi non-kovalen, konstanta pengikatan, dan stoikiometri kompleks.
- Bahan awal sintesis turunan siklodekstrin: gugus hidroksil pada cincin dapat dimodifikasi secara kimia untuk membuat turunan dengan kelarutan atau selektivitas yang disesuaikan kebutuhan riset.
| Merek | TCI (kode produk C0777) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7585-39-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | serbuk atau kristal berwarna putih |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat kering dan sejuk, terlindung dari kelembapan |
Beta-siklodekstrin bersifat higroskopis dan mudah menyerap air dari udara, apalagi di iklim tropis yang lembap. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, bila perlu di dalam desikator, pada suhu ruang yang sejuk dan jauh dari sinar matahari langsung. Gunakan spatula yang bersih dan kering saat menimbang. Hindari pembentukan debu, kenakan masker debu, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Tutup kembali wadah segera setelah dipakai agar kadar airnya stabil dan penimbangan tetap akurat.
- YAMAMURA dkk. (1991). Preparation of Heptakis(6-O-(p-tosyl))-.BETA.-cyclodextrin and Heptakis(6-O-(p-tosyl))-2-O-(p-tosyl)-.BETA.-cyclodextrin and Their Conversion to Heptakis(3,6-anhydro)-.BETA.-cyclodextrin.. Chemical and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/cpb.39.2505
- M. (2011). Antibacterial Activity of β-Cyclodextrin and 2-Hydroxypropyl-β-Cyclodextrin Trimethoprim Complexes. American Journal of Microbiology doi:10.3844/ajmsp.2011.1.8
- Sulaiman dkk. (2021). Evaluation of dyes removal by beta-cyclodextrin adsorbent. Materials Today: Proceedings doi:10.1016/j.matpr.2020.03.696
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Chemical BiologyGlycoscienceApplications Using Glyco-materials
- Chemical BiologyGlycoscienceFunctional Oligosaccharides
- Chemical BiologyGlycoscienceOligosaccharides [Glycoscience]
- Synthetic ReagentsChelation/Complexation CompoundsCyclodextrins
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research ReagentsDrug Delivery Systems (DDS)Cyclodextrins (for DDS)
- GlycoscienceApplications Using Glyco-materialsGlyco-engeneering [Applications Using Glyco-materials]
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesCyclodextrins [Functional Oligosaccharides]
- GlycoscienceOligosaccharides [Glycoscience]Cyclodextrins [Glycoscience]
- Biochemicals and ReagentsCarbohydrates
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchDrug Delivery Systems (DDS)Cyclodextrins (for DDS)







