Mono-2-O-(p-toluenesulfonyl)-beta-cyclodextrin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Bahan ini termasuk dalam kategori glycoscience dan sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan interaksi molekuler. Sebagai derivat beta-cyclodextrin, senyawa ini memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan molekul lain, sehingga sangat berguna dalam analisis dan sintesis senyawa kompleks.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan molekul tertentu melalui interaksi hidrofobik dan hidrofilitik. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal dalam proses isolasi, pengikatan, dan analisis senyawa aktif. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan ilmu material. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini menjadi alat penting dalam pengembangan obat, analisis senyawa kompleks, dan penelitian tentang interaksi molekuler.
- Dalam penelitian biokimia, senyawa ini digunakan untuk mempelajari interaksi antara molekul dan membran sel.
- Senyawa ini cocok untuk analisis kromatografi karena kemampuannya dalam membentuk kompleks dengan senyawa lain.
- Dalam sintesis senyawa kompleks, senyawa ini berperan sebagai agen pengikat yang meningkatkan efisiensi reaksi.
- Senyawa ini digunakan dalam pengembangan obat untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas senyawa aktif.
- Dalam penelitian ilmu material, senyawa ini membantu dalam pembentukan struktur mikro yang kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 84216-71-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau menangani senyawa ini, harus menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi.
—
