Carbamazepin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian farmakologis dan biofarmakologis. Sebagai salah satu senyawa anti-epileptik, Carbamazepin memiliki peran penting dalam studi tentang gangguan saraf dan efek farmakologis pada sistem saraf pusat. Produk ini diproduksi oleh TCI dan merupakan bahan baku yang digunakan dalam eksperimen laboratorium untuk pengujian aktivitas farmakologis, sintesis senyawa baru, serta penelitian terapi obat.
Carbamazepin memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah tersedia dalam bentuk padat, sehingga memudahkan proses penanganan dan penggunaan di laboratorium. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia dan proses isolasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, Carbamazepin sering digunakan dalam penelitian ilmu farmasi dan biomedis. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat baru, uji efektivitas, serta studi tentang mekanisme kerja obat. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara mandiri tanpa harus mengimpor bahan baku yang mahal.
- Penelitian tentang efek farmakologis obat anti-epileptik
- Sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan baku aktif
- Uji aktivitas biologis pada sel dan jaringan manusia
- Pengembangan obat baru dengan mekanisme kerja berbeda
- Studi tentang interaksi obat dan efek samping
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 298-46-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 10g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Carbamazepin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari paparan langsung sinar matahari atau panas berlebih. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terjauh dari bahan kimia yang reaktif. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan dan kesehatan laboratorium.
- Diehl dkk. (2007). Carbamazepin-Intoxikation. Der Nervenarzt doi:10.1007/s00115-006-2176-x
- Wagner (2006). Hypersensitivitätssyndrom nach Einnahme von Carbamazepin. Aktuelle Dermatologie doi:10.1055/s-2006-925066
- Greil (2019). Unzutreffende Empfehlungsgrade für Carbamazepin und Valproat. Der Nervenarzt doi:10.1007/s00115-019-0763-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
