1-(2-Kloroetil)pirrol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari cincin pirrol yang dihubungkan dengan rantai kloroetil. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.
Karena struktur kimianya yang unik, 1-(2-Kloroetil)pirrol memiliki sifat reaktif yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti substitusi, adisi, atau reaksi ring-opening. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. Sifat kimianya yang khas membuatnya menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa heterosiklik yang memerlukan modifikasi struktur tertentu.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan bahan kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka. Dengan dukungan dari AMI Scientific, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang mudah ditemukan dan digunakan oleh para ilmuwan di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik yang memerlukan modifikasi struktur cincin pirrol
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia tertentu
- Pembuatan bahan kimia industri dengan struktur kompleks
- Pengembangan senyawa dengan sifat antikanker atau antibakteri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 77200-24-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas kimianya. Saat penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi udara. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan paparan langsung.
—
