4-(4-Cyanophenyl)morpholine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa heterosiklik kompleks. Sebagai building block, senyawa ini memainkan peran penting dalam pembentukan struktur molekuler yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun senyawa dengan sifat tertentu, seperti aktivitas biologis atau sifat kimia spesifik.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi kimia. Karena memiliki gugus sianida dan morfolin, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi oksidasi. Sifat kimia ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam sintesis senyawa farmakologis dan material kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan produk farmasi dan bahan kimia industri. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi untuk pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis
- Pembuatan senyawa farmakologis dalam penelitian farmasi
- Pengembangan bahan kimia industri melalui reaksi kimia organik
- Penelitian struktur molekuler untuk memahami sifat kimia dan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10282-31-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat disarankan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
