6-Chlorooxindole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan struktur cincin heterosiklik, seperti dalam produksi obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Sebagai building block, 6-Chlorooxindole memiliki potensi untuk diubah menjadi senyawa yang lebih kompleks melalui reaksi substitusi dan reaksi lainnya.
Bahan ini memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses reaksi kimia dalam laboratorium. Kehadiran klorin di posisi 6 memberikan sifat reaktif yang memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi nucleofili, elektrofilik, dan reaksi substitusi. Karena sifat ini, 6-Chlorooxindole menjadi pilihan yang populer di berbagai penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, 6-Chlorooxindole digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian farmakologi dan kimia medis, karena potensinya dalam pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi klorin untuk modifikasi struktur senyawa
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembuatan senyawa pestisida dan bahan kimia industri
- Pengujian katalis dan reaktivitas senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 56341-37-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya |
6-Chlorooxindole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan sejuk, serta terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Colgan dkk. (1996). Assay and purity evaluation of 5-chlorooxindole by liquid chromatography. Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis doi:10.1016/0731-7085(95)01712-7
- Lin dkk. (2021). A formal intermolecular [4 + 1] cycloaddition reaction of 3-chlorooxindole and o -quinone methides: a facile synthesis of spirocyclic oxindole scaffolds. RSC Advances doi:10.1039/d1ra01086g
- Purahong dkk. (2025). DBU‐Mediated Reaction of 3‐Chlorooxindole and 9‐Xanthyl Fluorene for Synthesis of 3‐Arylidene Oxindole. Asian Journal of Organic Chemistry doi:10.1002/ajoc.202400660
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
