Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 57479-70-6

4-Chloro-2-methoxybenzoic Acid TCI C2076

4-Chloro-2-methoxybenzoic Acid TCI C2076

Identitas Kimia

Nama lain
4-Chloro-o-anisic Acid
No. CAS
57479-70-6
PubChem
CID 93682·SID 87559232
Rumus molekul
C8H7ClO3
Berat molekul
186.59 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-chloro-2-methoxybenzoic acid
SMILES
COC1=C(C=CC(=C1)Cl)C(=O)O
InChIKey
UFEYMXHWIHFRBX-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002532
Harga reguler Rp 1.035.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.035.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

=====PRODUK 1=====

4-Chloro-2-methoxybenzoic acid adalah senyawa organik turunan asam benzoat yang memiliki dua substituen pada cincin aromatiknya, yaitu atom klorin pada posisi 4 dan gugus metoksi pada posisi 2. Sebagai bagian dari kelompok building block non-heterosiklik, senyawa ini menjadi salah satu bahan awal yang paling sering dicari dalam sintesis organik karena menyediakan kerangka aromatik yang sudah termodifikasi sehingga peneliti tidak perlu membangun struktur dasar dari nol. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai zat antara (intermediate) maupun bahan awal dalam berbagai reaksi, seperti esterifikasi, amidasi, reaksi kopling, dan pembentukan turunan asam karboksilat lain yang memiliki nilai guna lebih tinggi. Keberadaan gugus karboksilat yang reaktif menjadikannya titik serang strategis untuk membentuk ikatan baru, sehingga para kimiawan kerap menggunakannya untuk merancang molekul target yang lebih kompleks, baik untuk riset akademik maupun pengembangan senyawa industri.

Senyawa ini dipilih karena kombinasi substituen klorin dan metoksi memberikan karakter elektronik yang menarik: gugus metoksi bersifat pendonor elektron, sementara klorin bersifat penarik elektron, sehingga distribusi muatan pada cincin aromatik dapat diatur sesuai kebutuhan desain molekul. Sifat ini membuat senyawa tersebut fleksibel untuk digunakan dalam berbagai skema reaksi dan memungkinkan peneliti mempelajari pengaruh substituen terhadap reaktivitas, selektivitas, maupun sifat fisik senyawa hasil sintesis. Produk dari TCI dikenal di kalangan laboratorium karena konsistensi mutu dan penanganan yang tertib, dengan kemasan yang dirancang untuk melindungi stabilitas bahan selama penyimpanan. Ketersediaan dalam varian 5 g dan 25 g juga memudahkan laboratorium memilih skala yang sesuai, mulai dari uji coba reaksi kecil hingga preparasi dalam jumlah menengah. Semua faktor ini menjadikannya pilihan yang praktis bagi laboratorium yang menuntut keandalan bahan baku.

Di Indonesia, senyawa ini banyak digunakan di laboratorium sintesis organik pada perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta laboratorium industri kimia halus, farmasi, dan agrokimia. Bagi banyak laboratorium di dalam negeri yang tidak memproduksi bahan baku kimia sendiri, ketersediaan building block siap pakai seperti ini sangat membantu mempercepat jalannya penelitian karena menghilangkan tahap sintesis awal yang memakan waktu. Produk TCI umumnya diperoleh melalui distributor resmi yang melayani pengadaan bahan kimia penelitian di Indonesia, sehingga laboratorium dapat merencanakan stok dengan lebih mudah. Dengan memakai bahan baku yang terdokumentasi nomor CAS-nya, peneliti juga dapat menelusuri literatur secara lebih akurat dan memastikan reproduksibilitas hasil percobaan, yang merupakan aspek penting dalam budaya riset yang sehat dan bertanggung jawab.

  • Sintesis senyawa organik: senyawa ini digunakan sebagai building block untuk membangun molekul yang lebih besar karena gugus karboksilatnya mudah diubah menjadi ester, amida, atau turunan reaktif lain dalam berbagai skema reaksi.
  • Pengembangan kandidat obat: sebagai zat antara dalam penemuan senyawa obat, bahan ini membantu kimiawan medisinal menyusun kerangka aromatik tersubstitusi yang kerap menjadi bagian penting dari struktur senyawa aktif farmasi.
  • Sintesis bahan agrokimia: senyawa ini dapat menjadi bahan awal untuk menyusun molekul herbisida, insektisida, atau fungisida yang membutuhkan cincin aromatik dengan pola substitusi klorin dan metoksi tertentu.
  • Riset kimia material: dalam pengembangan ligan, monomer, atau senyawa antara untuk polimer fungsional, kerangka asam benzoat tersubstitusi ini memberikan platform yang stabil dan mudah difungsionalisasi lebih lanjut.
  • Pendidikan dan pelatihan kimia: cocok untuk praktikum sintesis organik tingkat lanjut karena memperkenalkan konsep pengaruh substituen terhadap reaktivitas sekaligus melatih keterampilan pemurnian dan karakterisasi produk.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 57479-70-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya berbentuk padatan khas senyawa asam benzoat tersubstitusi (periksa label kemasan untuk keterangan resmi)
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung
  • Nama produk: 4-Chloro-2-methoxybenzoic Acid

Penyimpanan yang lazim untuk senyawa ini adalah di dalam wadah asli dari produsen yang tertutup rapat, ditempatkan di area penyimpanan bahan kimia yang sejuk, kering, dan memiliki ventilasi baik. Hindari paparan sinar matahari langsung dan jauhkan dari sumber panas serta bahan yang tidak kompatibel seperti oksidator kuat. Saat mengambil bahan, gunakan spatula yang bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi silang yang dapat menurunkan mutu senyawa, lalu tutup kembali wadah segera setelah digunakan. Gunakan alat pelindung diri standar laboratorium, yaitu sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, karena senyawa asam karboksilat dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan jika terpapar. Bekerjalah di dalam lemari asam bila penanganan dilakukan dalam jumlah besar atau saat memanaskan bahan. Simpan catatan tanggal penerimaan dan gunakan sistem first-in-first-out agar bahan tidak tersimpan terlalu lama melebihi periode yang disarankan produsen.

—