3-Chloro-2-methoxybenzoic Acid (CAS No. 3260-93-3) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Sebagai salah satu komponen dalam kelompok building blocks, senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian kimia organik, termasuk dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan material baru.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia. Kehadiran klor dan metoksi gugus memberikan variasi dalam reaktivitas dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reaktan lain. Karena sifat ini, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang fleksibel dan dapat diadaptasi dalam berbagai kondisi reaksi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam laboratorium universitas dan lembaga penelitian. Karena ketersediaannya dan kehandalannya, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan dasar untuk eksperimen yang memerlukan senyawa aromatik dengan substitusi tertentu.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks dengan substitusi klor dan metoksi
- Reaksi esterifikasi untuk pembentukan senyawa ester
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi berbeda
- Pembuatan bahan kimia industri seperti bahan pewarna atau bahan pengawet
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3260-93-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas dan kualitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimia yang dapat bereaksi, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan hanya digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.
—
