(R)-2-Klorobutirat adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian kimia dan material ilmu. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang material ilmu dan kimia organik. Sebagai salah satu komponen dasar dalam pembuatan bahan-bahan kristal cair, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan material dengan sifat unik seperti respons terhadap medan listrik atau magnetik.
Karakteristik utama dari (R)-2-Klorobutirat adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis. Bahan ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan sintesis. Karena sifat kimianya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan konsistensi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, (R)-2-Klorobutirat digunakan secara luas dalam penelitian bidang material ilmu, kimia organik, dan teknologi cairan kristal. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia mengandalkan senyawa ini untuk pengembangan material inovatif yang memiliki aplikasi dalam bidang elektrooptik, display, dan sensor.
- Sintesis senyawa kimia organik kompleks untuk penelitian material ilmu
- Pengembangan bahan kristal cair untuk aplikasi dalam display dan optik
- Penelitian tentang respons material terhadap medan listrik dan magnetik
- Pembuatan komponen kimia untuk produksi bahan elektronik dan sensor
- Studi tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 54053-45-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Liquid Crystal (LC) Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau cair tergantung pada kemasan) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
(R)-2-Klorobutirat harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan terhindar dari kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Hayashi dkk. (2024). Unique reaction of layered double hydroxides with 4-chlorobutyric acid. Applied Clay Science doi:10.1016/j.clay.2024.107322
- Martínez‐Palau dkk. (2005). Poly[(4‐hydroxybutyric acid)‐alt‐(glycolic acid)]: Synthesis by Thermal Polycondensation of Metal Salts of 4‐Chlorobutyric Acid Carboxymethyl Ester. Macromolecular Chemistry and Physics doi:10.1002/macp.200500260
- Caira dkk. (1996). Resolution of optical isomers of 4-amino-p-chlorobutyric acid lactam by co-crystallization. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/bf01677103
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

