=====PRODUK 1=====
3-Chloro-2-fluorobenzoic Acid dengan nomor CAS 161957-55-7 adalah senyawa kimia organik golongan asam benzoat tersubstitusi halogen ganda, yang diproduksi oleh TCI (Tokyo Chemical Industry) dengan kode produk C2117. Senyawa ini berperan penting di laboratorium sebagai building block atau blok penyusun dalam sintesis organik, khususnya dalam perancangan molekul obat, agrokimia, serta material fungsional. Keberadaan atom klorin pada posisi 3 dan fluorin pada posisi 2 dari cincin benzena menjadikan senyawa ini sangat bernilai karena gugus karboksilatnya dapat direaksikan lebih lanjut melalui esterifikasi, amidasi, atau reaksi kopling, sementara substituen halogennya memungkinkan modifikasi selektif melalui reaksi substitusi aromatik. Dengan demikian, senyawa ini menjadi bahan awal yang fleksibel untuk membangun kerangka molekul yang lebih kompleks.
Sifat utama yang membuat 3-Chloro-2-fluorobenzoic Acid dipilih di laboratorium adalah kombinasi halogennya yang memberikan efek elektronik dan sterik yang khas. Atom fluorin yang sangat elektronegatif memengaruhi distribusi elektron pada cincin aromatik, sehingga dapat meningkatkan stabilitas metabolik dan lipofilisitas senyawa turunannya, sedangkan atom klorin menyediakan titik reaksi tambahan untuk fungsionalisasi lebih lanjut. Sebagai asam karboksilat aromatik, senyawa ini umumnya berbentuk padatan kristalin berwarna putih hingga hampir putih, mudah ditimbang, dan relatif stabil pada kondisi penyimpanan biasa, sehingga praktis digunakan dalam skala gram maupun puluhan gram. Kemurnian tinggi yang menjadi standar produk TCI juga memastikan reproduksibilitas hasil reaksi, sebuah faktor krusial ketika senyawa ini dipakai sebagai standar pembanding atau pereaksi kunci dalam optimasi sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak digunakan di laboratorium kimia organik, kimia medisinal, dan kimia material pada perguruan tinggi, lembaga penelitian seperti LIPI/BRIN, serta industri kimia halus dan farmasi. Peneliti dan mahasiswa pascasarjana kerap menggunakannya untuk mensintesis senyawa turunan yang berpotensi aktif secara biologis, termasuk kandidat obat, inhibitor enzim, atau ligan untuk katalisis. Ketersediaannya dalam kemasan 5 g dan 25 g memudahkan laboratorium dengan kebutuhan bervariasi, mulai dari uji pendahuluan skala kecil hingga sintesis lanjutan yang membutuhkan jumlah lebih besar, sehingga mendukung kegiatan riset yang berkelanjutan dan efisien.
- Sintesis senyawa antara (intermediate) obat: gugus karboksilat dan halogennya memungkinkan modifikasi berurutan sehingga cocok untuk membangun kerangka molekul bioaktif secara bertahap.
- Reaksi kopling silang katalis logam: posisi halogen pada cincin memungkinkan reaksi kopling Suzuki, Heck, atau Buchwald-Hartwig untuk membentuk ikatan karbon-karbon dan karbon-nitrogen.
- Pengembangan agrokimia dan bahan aktif pestisida: kerangka asam benzoat terfluorinasi kerap menjadi inti struktur herbisida atau fungisida yang membutuhkan stabilitas dan selektivitas tinggi.
- Sintesis ligan dan katalis: senyawa ini dapat diubah menjadi turunan yang berfungsi sebagai ligan pendukung dalam katalisis homogen maupun material koordinasi.
- Studi sifat fisikokimia dan analitik: cocok sebagai senyawa model untuk mempelajari pengaruh substituen halogen terhadap keasaman, polaritas, dan kromatografi senyawa aromatik.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 161957-55-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (umumnya putih hingga hampir putih); simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: C2117
Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang tertutup rapat, di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Hindari paparan berlebihan terhadap kelembapan karena sifatnya sebagai asam dapat menimbulkan iritasi bila bersentuhan dengan kulit, mata, atau saluran pernapasan. Saat menimbang atau memindahkan, gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta lakukan di dalam lemari asam bila memungkinkan. Bersihkan tumpahan segera dengan bahan penyerap yang sesuai dan buang limbah sesuai peraturan laboratorium setempat. Selalu periksa kondisi wadah secara berkala dan beri label yang jelas mengenai nama senyawa, nomor CAS, dan tanggal penerimaan untuk ketertelusuran inventaris.
—
