Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 30165-96-9

3-Chloro-4-morpholino-1,2,5-thiadiazole TCI C2189

3-Chloro-4-morpholino-1,2,5-thiadiazole TCI C2189

Identitas Kimia

No. CAS
30165-96-9
PubChem
CID 121645·SID 87559741
Rumus molekul
C6H8ClN3OS
Berat molekul
205.66 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-(4-chloro-1,2,5-thiadiazol-3-yl)morpholine
SMILES
C1COCCN1C2=NSN=C2Cl
InChIKey
LAUCCQWGVCJGFT-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00274160
Harga reguler Rp 1.060.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.060.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI C2189 3-Chloro-4-morpholino-1,2,5-thiadiazole adalah senyawa heterosiklik yang memadukan cincin 1,2,5-tiadiazol dengan gugus morfolino serta atom klor pada posisi yang bersebelahan. Bahan ini digolongkan sebagai building block heterosiklik dan dikenal luas sebagai zat antara kunci dalam sintesis senyawa golongan penghambat beta, khususnya timolol. Di laboratorium, peranannya adalah menyediakan inti tiadiazol yang sudah terfungsionalisasi dengan tepat, sehingga peneliti tidak perlu membangun cincin heterosiklik ini dari awal melalui rangkaian reaksi yang panjang, sensitif, dan sering kali memberikan rendemen yang tidak memuaskan.

Sifat yang membuat senyawa ini sangat berguna adalah reaktivitas atom klornya terhadap substitusi nukleofilik aromatik. Cincin 1,2,5-tiadiazol bersifat sangat kekurangan elektron, dan gugus morfolino pada posisi bersebelahan turut menstabilkan zat antara reaksi, sehingga atom klor mudah digantikan oleh nukleofil oksigen, nitrogen, maupun belerang dalam kondisi yang relatif ringan. Reaksi ini berlangsung selektif pada satu posisi saja karena posisi lainnya sudah terisi gugus morfolino. Sebagai padatan, senyawa ini stabil pada penyimpanan biasa dan mudah ditimbang secara akurat, sifat yang sangat membantu dalam pekerjaan sintesis multitahap yang menuntut stoikiometri cermat.

Di Indonesia, bahan ini dipakai pada riset kimia medisinal dan pengembangan zat antara farmasi di perguruan tinggi, laboratorium penelitian dan pengembangan industri obat, serta lembaga riset yang mengkaji sintesis senyawa heterosiklik bioaktif. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara percobaan penjajakan rute sintesis dan tahap optimasi yang memerlukan bahan lebih banyak, sekaligus menjaga inventaris laboratorium tetap efisien dan terkelola dengan baik.

  • Zat antara sintesis timolol: senyawa ini merupakan prekursor yang dikenal dalam pembuatan penghambat beta golongan tiadiazol dan analog strukturalnya.
  • Substitusi nukleofilik aromatik terarah: cincin yang miskin elektron memudahkan penggantian atom klor oleh alkoksida, amina, atau tiolat pada kondisi relatif ringan.
  • Penelitian senyawa heterosiklik bioaktif: inti 1,2,5-tiadiazol tersubstitusi kerap dikaji dalam pengembangan molekul dengan aktivitas biologis yang beragam.
  • Pembuatan seri analog untuk penapisan: satu posisi reaktif tunggal memungkinkan pembuatan pustaka senyawa secara paralel dengan prosedur reaksi yang seragam dan terkendali.
  • Studi reaktivitas heterosiklik: senyawa ini menjadi substrat model yang baik untuk mempelajari pengaruh gugus pendonor elektron terhadap laju substitusi aromatik.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 30165-96-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya, dalam wadah tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung serta kelembapan udara. Gunakan spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan untuk menjaga kemurnian bahan dan mencegah kontaminasi silang antarreagen. Lakukan penimbangan di ruang berventilasi baik atau di dalam lemari asam apabila serbuk berpotensi beterbangan, dan kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium selama penanganan. Hindari kontak dengan kulit dan mata, jangan menghirup debunya, dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat maupun basa kuat. Kelola sisa bahan dan limbah reaksi sesuai prosedur laboratorium, serta rujuk lembar data keselamatan.

—