Carvedilol dari TCI dengan kode katalog C2260 adalah senyawa farmasi golongan penghambat adrenergik yang dikenal luas sebagai beta-blocker nonselektif dengan aktivitas tambahan sebagai penghambat reseptor alfa-1. Dalam katalog ini bahan tersebut disediakan sebagai reagen penelitian farmasi untuk penggunaan eksperimental, bukan sebagai obat jadi. Perannya di laboratorium adalah menyediakan zat aktif dengan identitas terdefinisi untuk keperluan analisis mutu, pengembangan metode, kajian formulasi, serta penelitian farmakologi yang membutuhkan senyawa pembanding dengan mekanisme kerja yang sudah dipahami dengan baik.
Karakteristik yang membuat Carvedilol menarik secara ilmiah adalah profil aktivitas gandanya yang tidak lazim. Selain menghambat reseptor beta, senyawa ini juga menghambat reseptor alfa-1 sehingga memberi efek vasodilatasi, dan struktur karbazolnya memberi sifat antioksidan yang banyak diteliti. Dari sisi analitik, gugus karbazol yang bersifat fluoresen sangat memudahkan deteksi pada kadar rendah menggunakan detektor fluoresensi, sementara kerangka aromatiknya memberi serapan ultraviolet yang kuat. Molekulnya juga memiliki pusat kiral sehingga kerap dipakai dalam kajian pemisahan enantiomer, suatu topik penting karena kedua enantiomernya memiliki profil aktivitas yang berbeda.
Di Indonesia, bahan ini dibutuhkan laboratorium kendali mutu industri farmasi, laboratorium pengembangan produk generik, laboratorium bioekivalensi, serta kelompok riset farmasi dan farmakologi di perguruan tinggi. Karena Carvedilol termasuk obat kardiovaskular yang banyak diproduksi di dalam negeri, ketersediaan bahan acuan bermutu menjadi penting untuk verifikasi metode penetapan kadar, uji disolusi, maupun pengujian cemaran terkait pada sediaan tablet.
- Bahan pembanding penetapan kadar sediaan farmasi, karena laboratorium kendali mutu memerlukan zat acuan bermutu untuk memastikan hasil analisis tablet dapat dipercaya.
- Pengembangan metode HPLC dengan detektor fluoresensi, sebab gugus karbazol yang berfluoresensi memungkinkan deteksi pada kadar rendah tanpa derivatisasi tambahan.
- Kajian pemisahan enantiomer pada kolom kiral, mengingat kedua enantiomernya memiliki profil penghambatan reseptor yang berbeda dan perlu dibedakan secara analitik.
- Penelitian farmakologi kardiovaskular, karena mekanisme ganda penghambatan beta dan alfa-1 menjadikannya pembanding klasik pada percobaan jaringan maupun kultur sel.
- Studi formulasi dan disolusi, sebab kelarutannya yang terbatas dalam air menjadikannya model menarik untuk menguji teknik peningkatan kelarutan dan bioavailabilitas.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C2260 |
|---|---|
| Nomor CAS | 72956-09-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berbentuk serbuk berwarna putih hingga hampir putih |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat; ikuti keterangan label serta lembar data keamanan produsen |
Simpan Carvedilol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering, terlindung dari sinar matahari langsung karena senyawa berkerangka karbazol umumnya peka terhadap cahaya. Penyimpanan dalam wadah gelap atau pembungkus buram sangat dianjurkan untuk menjaga mutu bahan selama masa pakai. Perlakukan sebagai zat aktif farmasi yang hanya untuk penggunaan eksperimental, bukan untuk konsumsi manusia maupun hewan. Gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan di dalam lemari asam atau ruang berventilasi baik agar debu halus tidak terhirup. Cuci tangan setelah penanganan, beri label jelas pada setiap larutan yang dibuat, dan buang sisa bahan melalui jalur limbah farmasi yang berlaku.
- Fatima (2012). Simultaneous Determination of Carvedilol and Hydrochlorothiazide in Tablets and Spiked Human Plasma using Derivative Spectrophotometry. Pharmaceutica Analytica Acta doi:10.4172/2153-2435.1000186
- (2024). Carvedilol. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-024-54417-5
- Nolte dkk. (2011). In vitro Absorption Studies with Carvedilol Using a New Model with Porcine Intestine Called BM-RIMO (Boehringer-Mannheim Ring Model). Arzneimittelforschung doi:10.1055/s-0031-1300495
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
