Ethylhexadecyldimethylammonium Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian biokimia. Bahan ini termasuk dalam kategori denaturator, yang berfungsi untuk mengubah struktur protein atau molekul biologis lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memisahkan komponen biologis atau mempercepat proses denaturasi dalam reaksi kimia tertentu. Karena sifatnya yang kuat, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekuler.
Ethylhexadecyldimethylammonium Bromide memiliki sifat kimiawi yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai proses kimia dan biokimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya ionisasi yang tinggi, sehingga mampu berinteraksi dengan berbagai molekul biologis. Kombinasi dari sifat kimia dan fungsionalnya membuat senyawa ini sangat populer dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, termasuk dalam proses denaturasi protein, isolasi enzim, dan analisis komponen biologis. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh peneliti dan institusi pendidikan.
- Digunakan untuk denaturasi protein dalam penelitian biokimia karena kemampuannya memecah struktur protein.
- Cocok untuk isolasi enzim karena sifatnya yang mampu mengganggu interaksi molekuler.
- Dapat digunakan dalam analisis komponen biologis untuk memisahkan molekul target dari campuran.
- Berguna dalam proses pengendapan protein untuk memperoleh produk berbentuk padat.
- Mempercepat reaksi kimia dalam proses denaturasi yang memerlukan pengaturan kondisi tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-03-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Denaturation |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan aman.
- Aubry dkk. (2023). Ethylhexadecyldimethylammonium bromide, a quaternary ammonium compound, controls inflammatory response through NRF2 pathway in a human immortalized keratinocyte cell line. Frontiers in Toxicology doi:10.3389/ftox.2023.1132020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![Ethylhexadecyldimethylammonium Bromide [for Biochemical Research] (CAS 124-03-8) - TCI C2263 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510C2263.jpg?v=1767098032&width=1445)