Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 9002-92-0

Polyethylene Glycol Monododecyl Ether (n=approx 25) [for Biochemical Research] TCI P1777

Polyethylene Glycol Monododecyl Ether (n=approx 25) [for Biochemical Research] TCI P1777
Harga reguler Rp 689.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 689.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Polyethylene Glycol Monododecyl Ether (P1777) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biokimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari rantai polietilen glikol yang terikat pada rantai alkil dodekil. Senyawa ini sering digunakan sebagai surfaktan non-ionik dalam reaksi kimia dan proses denaturasi protein. Dalam laboratorium, P1777 berperan sebagai bahan bantu dalam penguraian protein atau dalam modifikasi permukaan molekul biologis.

P1777 memiliki sifat non-ikatan ionik yang membuatnya stabil dalam berbagai kondisi larutan. Sifat ini memungkinkannya digunakan dalam lingkungan reaksi yang tidak terlalu ekstrem. Selain itu, senyawa ini memiliki daya melarut yang baik terhadap berbagai senyawa organik dan anorganik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak bersifat korosif, senyawa ini juga relatif aman untuk digunakan dalam laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, P1777 sering digunakan dalam penelitian biokimia yang melibatkan denaturasi protein atau modifikasi permukaan molekul. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya dalam berbagai aplikasi penelitian. Dengan sifat yang stabil dan tidak beracun, senyawa ini cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keamanan dan efisiensi.

  • Denaturasi protein dalam penelitian biokimia untuk mengubah struktur protein secara terkendali.
  • Modifikasi permukaan molekul biologis dalam proses pengikatan dan reaksi kimia.
  • Penggunaan dalam reaksi kimia untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas senyawa aktif.
  • Penelitian tentang surfaktan non-ionik untuk aplikasi dalam formulasi produk farmasi dan kosmetik.
  • Pengujian kinerja surfaktan dalam sistem pengemasan dan penyaluran obat.

Merek TCI
Nomor CAS 9002-92-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Denaturation
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas.

P1777 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau kelembapan berlebihan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pastikan untuk memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan.

  • Barman dkk. (2009). Identification and quantification of polyethylene glycol types in polyethylene glycol methyl ether and polyethylene glycol vinyl ether. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2009.08.024
  • Khan dkk. (2025). Smartphone-assisted Colorimetric Detection of Hg (II) in an Organized Medium Applying Polyethylene Glycol Monododecyl Ether StabilizedSilver Nanoparticles. Current Analytical Chemistry doi:10.2174/0115734110338659241216173535
  • Patrício dkk. (2013). Polyethylene Glycol and Polyethylene Glycol/Hydroxyapatite Constructs Produced through Stereo-Thermal Lithography. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.749.87

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.