Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 611-35-8

4-Chloroquinoline TCI C2284

4-Chloroquinoline TCI C2284

Identitas Kimia

No. CAS
611-35-8
PubChem
CID 69140·SID 354335261
Rumus molekul
C9H6ClN
Berat molekul
163.60 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-chloroquinoline
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C(=CC=N2)Cl
InChIKey
KNDOFJFSHZCKGT-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00006773
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Chloroquinoline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok heterosiklik, dan digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi kimia dan farmakologi. Senyawa ini memiliki struktur dasar quinoline yang diperkaya dengan gugus kloro pada posisi C2, sehingga memberikan sifat kimia yang unik dan reaktivitas yang tinggi. Dalam laboratorium, 4-Chloroquinoline sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang sedang mengembangkan senyawa baru atau memodifikasi struktur molekul tertentu.

Karakteristik utama 4-Chloroquinoline adalah struktur heterosikliknya yang kompleks dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, dan reaksi nucleofilik. Kehadiran gugus kloro memberikan kestabilan kimia yang baik, sekaligus memungkinkan senyawa ini untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan lainnya. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa aktif biologis, termasuk obat-obatan dan senyawa penghambat enzim.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 4-Chloroquinoline sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti Indonesia dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang memerlukan bahan kimia spesifik seperti ini.

  • Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
  • Reaksi kimia organik dalam modifikasi struktur molekul
  • Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik
  • Pengujian katalis dalam reaksi kimia tertentu
  • Studi tentang interaksi molekuler dalam bidang farmakologi

Merek TCI
Nomor CAS 611-35-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

4-Chloroquinoline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia yang sangat reaktif atau mudah terbakar.

  • da Silva dkk. (2006). Standard molar enthalpies of formation of 2-chloroquinoline, 4-chloroquinoline, 6-chloroquinoline and 4,7-dichloroquinoline by rotating-bomb calorimetry. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2005.03.011
  • Hirner dkk. (2009). 7-Chloroquinoline: a versatile intermediate for the synthesis of 7-substituted quinolines. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2009.06.077
  • Raj dkk. (2014). 1H-1,2,3-Triazole-tethered isatin-7-chloroquinoline and 3-hydroxy-indole-7-chloroquinoline conjugates: Synthesis and antimalarial evaluation. Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters doi:10.1016/j.bmcl.2013.12.109

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.