Copper(II) Tetrafluoroborate (ca. 45% in Water), dengan nomor CAS 38465-60-0, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini merupakan garam dari tembaga (II) dan asam tetrafluoroborat, yang memiliki sifat kimia yang sangat reaktif dan stabil dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi, serta dalam sintesis senyawa organik dan anorganik.
Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berperan sebagai katalis, Copper(II) Tetrafluoroborate menjadi pilihan yang sangat baik untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai aplikasi laboratorium. Selain itu, kestabilan kimianya dalam kondisi tertentu membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap lingkungan reaksi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen terkait katalisis, sintesis senyawa kompleks, dan pengembangan metode kimia baru. Ketersediaannya dan kehandalannya menjadikannya bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu kimia di Indonesia.
- Digunakan dalam reaksi katalitik untuk meningkatkan efisiensi proses kimia
- Cocok untuk sintesis senyawa organik dan anorganik karena reaktivitasnya
- Mempercepat reaksi oksidasi dan reduksi dalam berbagai kondisi
- Berguna dalam pengembangan metode katalisis hijau untuk lingkungan yang ramah
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk mempercepat proses reaksi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 38465-60-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 500g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan air |
Copper(II) Tetrafluoroborate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta paparan air. Bahan ini bersifat korosif dan dapat merusak peralatan laboratorium jika tidak ditangani dengan hati-hati. Penggunaan harus dilakukan di bawah pengawasan dan dengan perlengkapan pelindung sesuai standar keselamatan laboratorium. Pastikan wadah tidak bocor dan simpan di tempat yang sejuk serta kering untuk mempertahankan kualitas bahan.
—
