Cilostazol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini termasuk dalam kategori inhibitor enzim dan sering digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja enzim tertentu. Sebagai inhibitor, Cilostazol berperan dalam menghambat aktivitas enzim, sehingga memungkinkan peneliti untuk memahami lebih dalam tentang proses biokimia dan metabolisme dalam sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian terkait obat-obatan, terutama dalam pengembangan farmakologi dan terapi medis.
Cilostazol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan interaksi dengan berbagai substrat dan enzim. Karena sifat tersebut, Cilostazol dipilih sebagai bahan yang sangat efektif dalam penelitian yang memerlukan kontrol terhadap aktivitas enzim. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Cilostazol digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti untuk menguji efek inhibitor enzim pada berbagai jalur metabolik. Dalam konteks lokal, senyawa ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang bertujuan mengembangkan obat baru atau memahami mekanisme penyakit. Karena kehandalannya dalam eksperimen, Cilostazol menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia.
- Pengujian aktivitas inhibitor enzim untuk memahami mekanisme kerja enzim dalam jalur metabolik
- Penelitian farmakologi untuk mengembangkan obat yang memengaruhi jalur enzim tertentu
- Eksperimen biokimia untuk mengevaluasi efek senyawa pada reaksi enzimatik
- Analisis interaksi molekuler dalam studi interaksi protein dan substrat
- Penelitian terapi medis untuk mengeksplorasi potensi senyawa dalam pengobatan penyakit metabolik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 73963-72-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Cilostazol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan Cilostazol dalam penelitian.
- (2020). Cilostazol. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-020-74917-7
- Okuda (1999). Cilostazol. Drugs & Aging doi:10.2165/00002512-199914010-00006
- Dawson (1999). Cilostazol. Drugs & Aging doi:10.2165/00002512-199914010-00007
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
