Cordycepin adalah senyawa alkaloid yang berasal dari jamur Cordyceps militaris, yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan. Bahan ini memiliki aktivitas biologis yang signifikan, termasuk potensi sebagai agen antitumor, anti-inflamasi, dan modulator sistem imun. Cordycepin sering digunakan sebagai reagen dalam analisis kimia, uji biologis, dan penelitian farmakologi. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk mempelajari mekanisme aksi senyawa aktif dan pengembangan obat baru.
Cordycepin memiliki sifat kimia yang stabil dan kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam eksperimen yang membutuhkan presisi. Bahan ini juga memiliki daya tarik karena sifatnya yang tidak mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan berulang. Dengan struktur kimia yang spesifik, Cordycepin menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang efek biologis senyawa alkaloid.
Di laboratorium Indonesia, Cordycepin digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini sangat relevan dalam upaya pengembangan obat baru dan penelitian tentang penyakit kronis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri, sehingga mendukung keberlanjutan penelitian di Indonesia.
- Penelitian tentang efek antitumor Cordycepin pada sel kanker
- Uji aktivitas anti-inflamasi Cordycepin pada model hewan
- Analisis struktur kimia Cordycepin menggunakan teknik spektroskopi
- Pengembangan obat baru berbasis alkaloid Cordycepin
- Studi mekanisme aksi Cordycepin pada sistem imun manusia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 73-03-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Cordycepin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah pengaruh kelembapan dan cahaya. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca, dan tidak boleh terpapar bahan kimia lain yang bisa bereaksi. Selalu pastikan bahwa area penyimpanan memenuhi standar keamanan laboratorium untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Ma dkk. (2015). Cordycepin from Cordyceps militaris prevents hyperglycemia in alloxan-induced diabetic mice. Nutrition Research doi:10.1016/j.nutres.2015.04.011
- Zheng dkk. (2023). Cordycepin from Cordyceps militaris ameliorates diabetic nephropathy via the miR-193b-5p/MCL-1 axis. Chinese Medicine doi:10.1186/s13020-023-00842-5
- Liu dkk. (2023). Development of an efficient method for separation and purification of cordycepin from liquid fermentation of Cordyceps militaris and analysis of cordycepin antitumor activity. Heliyon doi:10.1016/j.heliyon.2023.e14184
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
