TCI C2710 150322-73-9 Cyclopropyl 2-Fluorobenzyl Ketone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, khususnya fluorinated building blocks, yang sering digunakan dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi ring-opening, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan senyawa baru.
Cyclopropyl 2-Fluorobenzyl Ketone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif dalam lingkungan kimia tertentu. Struktur fluorin dan siklopropil memberikan keunikan pada senyawa ini, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan sifat spesifik. Karakteristik ini membuatnya sangat diminati oleh peneliti yang ingin memperoleh senyawa dengan variasi struktur yang kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Karena tingkat keamanan dan ketersediaan yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk penelitian yang membutuhkan bahan kimia dengan struktur fluorin dan siklopropil.
- Digunakan dalam sintesis senyawa fluorinasi untuk penelitian farmakologi
- Cocok untuk reaksi ring-opening dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Berguna dalam pengembangan bahan kimia industri dengan struktur kompleks
- Dimanfaatkan dalam penelitian tentang reaktivitas senyawa siklopropil
- Dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa obat baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 150322-73-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan atau kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang reaktif atau mudah terbakar.
—