Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 162744-59-4

4-Bromo-2,6-difluorobenzyl Alcohol, CAS 162744-59-4, TCI B5090

4-Bromo-2,6-difluorobenzyl Alcohol, CAS 162744-59-4, TCI B5090

Identitas Kimia

No. CAS
162744-59-4
PubChem
CID 2773303·SID 354334772
Rumus molekul
C7H5BrF2O
Berat molekul
223.01 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4-bromo-2,6-difluorophenyl)methanol
SMILES
C1=C(C=C(C(=C1F)CO)F)Br
InChIKey
LSRHFWSNUFIKER-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.035.300,00
Harga reguler Rp 723.450,00 Harga obral Rp 1.035.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Bromo-2,6-difluorobenzyl Alcohol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus bromo, difluoro, dan hidroksil yang memberikan sifat reaktif dan spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan aplikasi farmakologis atau industri. Karena sifat kimianya yang stabil namun reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lainnya yang membutuhkan keakuratan dan kontrol tinggi.

Bahan ini memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia. Struktur fluorin dan bromin memberikan kestabilan kimia yang baik, sehingga meminimalkan reaksi sampingan. Selain itu, kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform menjadikannya mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis. Sifat ini memungkinkan senyawa ini untuk digunakan dalam berbagai kondisi reaksi, baik dalam kondisi basah maupun kering.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan tentang senyawa organik dan pengembangan produk baru. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

  • Dalam sintesis senyawa farmakologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan obat dengan aktivitas spesifik.
  • Untuk reaksi substitusi aromatik, senyawa ini menjadi komponen utama dalam pembentukan senyawa dengan struktur kompleks.
  • Dalam penelitian material organik, senyawa ini digunakan sebagai bahan pembangun untuk mengembangkan polimer atau senyawa dengan sifat tertentu.
  • Sebagai bahan reaktif dalam reaksi esterifikasi, senyawa ini membantu dalam pembentukan senyawa ester yang memiliki aplikasi dalam industri.
  • Dalam proses karakterisasi senyawa, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk analisis kimia dan identifikasi struktur molekul.

Merek TCI
Nomor CAS 162744-59-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung.

Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas atau cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan kimia yang kedap udara. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan dalam laboratorium.

—